ANALISA REMBESAN PADA BENDUNGAN TIPE URUGAN HOMOGEN DENGAN KEMIRINGAN 30 DERAJAT MELALUI PEMODELAN FISIK

  • AMELIA SETYANINGTYAS
  • KUSNAN

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada bendungan adalah adanya aliran rembesan air pada tubuh bendungan tersebut. Dengan demikian, analisis rembesan perlu dilakukan guna mengamati bentuk pola aliran rembesan dan debit rembesan dari tubuh bendungan tersebut. Dalam penelitian ini, model fisik bendungan urugan homogen direncanakan berbentuk trapesium, kemiringan lereng 30 derajat dengan tingkat kepadatan 90 persen. Dimensi bendungan ini adalah 3200 cm, tinggi 880 cm, dan lebar samping 1760 cm. Drainase terpasang sepanjang 1200 cm dan tinggi 80 cm dibagian hilir bendungan dengan bahan pasir berkerikil. Variasi tinggi air tampungan yakni 800 cm, 700 cm, 600 cm, 500 cm, 400 cm, 300 cm, dan 260 cm. Variasi ini dilakukan dalam rangka mempelajari pengaruh tinggi air tampungan terhadap pola rembesan air.

Berdasarkan sistem klasifikasi USCS (Unified Soid Classification System) bahwa tanah diklasifikasikan sebagai tanah SP (tanah berpasir bersih) dengan koefisien permeabilitas sebesar 2,04 x 10 -3 cm/detik. Hasil pengujian tanah tersebut digunakan dalam perhitungan debit rembesan dengan tiga metode perhitungan, yaitu metode empiris (model fisik), metode Casagrande, dan software Geo Studio 2012 Seep/w Student Version. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini semakin tinggi air tampungan dibagian hulu semakin tinggi, maka debit rembesan yang dihasilkan di bagian hilir akan semakin besar. Sebaliknya, apabila air tampungan di bagian hulu rendah, maka debit rembesan yang dihasilkan dibagian hilir akan kecil.

Published
2019-12-26
Section
Articles
Abstract View: 46
PDF Download: 402