Pengaruh Penggunaan Copper Slag Sebagai Bahan Pengisi Pasir Pada Campuran Paving Block Dengan Metode Kepadatan Volume

Pengaruh Penggunaan Copper Slag Sebagai Bahan Pengisi Pasir Pada Campuran Paving Block Dengan Metode Kepadatan Volume

  • Mohammad Ainur Rokhman Unesa

Abstract

Abstrak
Pengembangan infrastruktur yang semakin pesat melibatkan penggunaan sumber daya alam yang merupakan bahan baku pembangunan. Pertumbuhan tersebut menyebabkan sumber daya alam semakin menipis sementara pada saat yang sama limbah hasil industri kian meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah inovasi penggunaan bahan non-konvensional dan daur ulang bahan limbah dalam dunia konstruksi. Salah satu pengembangan inovasi tersebut yaitu penggunaan copper slag sebagai substitusi pasir dalam pembuatan paving block. Copper slag merupakan salah satu limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) namun bahan ini dianggap sebagai bahan limbah yang dapat memiliki masa depan yang menjanjikan di industri konstruksi sebagai pengganti sebagian atau keseluruhan dari semen atau agregat.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan copper slag sebagai bahan pengisi pasir pada campuran paving block terhadap kualitas mutu paving sesuai dengan acuan SNI 03-0691-1996 dengan variasi copper slag 10,5%, 12,5%, 14,5%, 16,5%, dan 18,5%. Presentase copper slag yang digunakan didapat dengan melakukan tes kepadatan volume. Benda uji paving block kemudian diuji kuat tekan, penyerapan air, dan keausan untuk mengetahui kualitas dari paving block yang diteliti. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan menguji variabel-variabel eksperimen tersebut apakah efektif atau tidak. Pengujian paving block pada penelitian ini dilakukan pada umur 28 hari.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penambahan copper slag pada pembuatan paving block dimana semakin besar presentase penambahan berbanding lurus dengan berat volume paving. Semakin banyak campuran copper slag yang digunakan, maka semakin tinggi berat volume dan kuat tekan, karena copper slag berfungsi sebagai filler atau menutup pori-pori diantara pasir. Tetapi berbanding terbalik dengan penyerapan air, karena semakin padat dan rapat paving block, maka hasilnya akan rendah. Kualitas terbaik terdapat pada paving block dengan campuran copper slag 10,5% dengan kuat tekan 12, 36 MPa; campuran 12,5% memiliki penyerapan air 7,24%; dan campuran 18,5% yang memiliki keausan 0,180 mm/menit.
Kata Kunci: copper slag, paving block, kuat tekan, penyerapan air, dan ketahanan aus

Published
2020-08-11
Section
Articles
Abstract View: 101
PDF Download: 0