ANALISA KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER DENGAN PENGIKAT ZEOLIT DAN FLY ASH DITAMBAH MOLARITAS 12 MOLAR DAN 14 MOLAR PADA KONDISI W/S=0,35

  • Achmad Fuad Efendi Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian kali ini dilakukan bertujuan untuk (1) mengetahui kuat tekan paling tinggi untuk mortar geopolimer dengan bahan zeolit dan abu terbang (fly ash) kelas C kondisi W/S=0,35 (2) mengetahui kuat tekan optimum berdasarkan pengaruh variasi zeolit pada 7, 14, dan 28 hari dengan zat aditif 12 molar (3) mengetahui kuat tekan optimum berdasarkan pengaruh variasi zeolit pada 7,14, dan 28 hari dengan zat aditif 14 molar (4) mengetahui hasil kuat tekan antara mortar geopolimer dengan mortar konvensional. Penelitian ini meliputi pengujian kuat tekan mortar dan waktu pengikatan awal (initial setting time). Pengetesan waktu ikat awal dilakukan dengan alat vicat yang berstandar ASTM C 191-08, pengetesan dilakukan sesuai umur mortar yang telah direncanakan ketika mortar memiliki umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan mortar benda uji  yang memiliki ukuran  yaitu  5cm x  5cm x  5cm.  Data  penelitian mengindikasikan material zeolit memliki pengaruh yang besar terhadap mortar geopolimer dan kuat tekan semakin meningkat akibat penambahan bahan zeolit yang optimal campuran variasi 5% terhadap 12 molar yang   mampu   mencapai  nilai  kuat  tekan  rata-rata  39,78  MPa  dan  pengujian  uji  vikat menghasilakan waktu pengikatan awal pada menit ke 40, serta berat pervolume 2,30 gram/cm³. Kondisi 14 molar  mampu mendapatkan nilai kuat tekan rata-rata 40,39 MPa dan pengujian uji vikat menghasilakan waktu pengikatan awal pada menit ke 25, serta berat per volume 2,22 gram/cm³.

Kata Kunci: Abu Terbang, Zeolit, Geopolimer dan Kuat Tekan

 

This reserach purpose to (1) determine the highest compressive strength for geopolymer mortar with zeolite and fly ash class C cinditions W/S=0,35 (2) determine the optimum compressive strength based on the effect of zeolite variationat 7, 14 and 28 days with 12 molar additive substances (3) to determine the optimum compressive strength based on the effect of zeoilte variations at 7, 14 and 28 days with 14 molar additives (4) to determine the compressive strength results between geopolymer mortar and conventional mortar. This research includes testing the compressive strength of the mortar and initial setting time. Initial binding time testing as carried out with a vicat device with ASTM C 191-08 standard, testing was carried out according to the planned age of the mortar when the mortar was 7, 14 and 28 daysold using the test object mortar which had a size of 5cm x 5cm x 5cm. The research data indicate that zeoite material has a great effect in the geopolymer mortar and the compressive strength increases due to the addition of the ptimal zeolite material, a mixture of 5% variation to 12 molar which is able to achive an average compressive strength value of 39,78Mpa and the bond test result in binding time. Initial at minute 40, and weight pervolume 2,30 gram/cm³. The 14 molar conditions were ables to get an average compressive strength value of 40,39Mpa and the bond test resulted in the binding time at 25 minutes, and the weight per volume of 2,,22 grams/cm³

Keyword: fly Ash, Zeolite, Geopolymer and Compressive Strength

 

Section
Articles
Abstract View: 71
PDf Download: 8