PENGARUH SUBTITUSI LIMBAH MARMER TERHADAP NILAI KUAT TEKAN DRY GEOPOLYMER MORTAR METODE WET MIXING BERBAHAN DASAR ABU TERBANG DAN NAOH 12 M

PENGARUH SUBTITUSI LIMBAH MARMER TERHADAP NILAI KUAT TEKAN DRY GEOPOLYMER MORTAR METODE WET MIXING BERBAHAN DASAR ABU TERBANG DAN NAOH 12 M

  • Din Dianing kautsar Wijayanti Teknik sipil

Abstract

Abstrak
Penggunaan semen sudah menimbulkan masalah karena adanya gas karbon dioksida yang dilepaskan ke udara saat produksi semen. Hal ini menyebabkan pemanasan global. Untuk mengurangi penggunaan semen maka dibuat agregat atau geopolimer yang ramah lingkungan
Mortar geopolymer dibuat menggunakan bahan dasar Fly ash tipe C tanpa menggunakan semen. Dengan komposisi tertentu, Fly ash tipe C akan menjadi bahan pengikat setelah dicampur dengan bubuk aktivator kering, pasir, dan aquades lalu menjadi dry geopolymer mortar. Bubuk aktivator kering dibuat dengan mencampurkan larutan NaOH 12 M dan kapur hingga membentuk pasta. Lalu, dimasukan dalam oven dengan suhu 1100C selama 24 jam. Setelah itu, dilakukan penumbukan hingga menjadi bubuk aktivator kering.
Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai kuat tekan dari bahan-bahan subtitusi pengganti semen dengan penambaan NaOH 12 M. Penelitian ini menggunakan bentuk cetakan kubus dengan ukuran 5x5x5 cm dengan variasi limbah marmer 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% uji kuat tekan yang dilakukan pada 7, 14, dan 28 hari dengan menggunakan mesin Universal Testing Mechine.
Hasil kuat tekan yang terbesar pada penelitian ini adalah 8,881 MPa pada variasi limbah marmer sebesar 15% pada 28 hari. Sedangkan hasil berat jenis volume yang paling besar adalah 2,028 g/cm3 dengan variasi limbah marmer sebesar 10%.
Kata Kunci: Dry geopolymer mortar, Limbah marmer, Fly ash tipe C, aktivator, Kuat Tekan, Berat Jenis
Abstract
The use of cement has caused problems because of the gas carbon dioxide released into the air when the production of cement. This causes global warming. To reduce its use of cement then made an aggregate or geopolimer environmentally friendly.
Mortar geopolymer is made using Fly ash type C base material without using cement. With certain compositions, Fly ash type C will become a binder after being mixed with dry activator powder, sand, and aquades then into dry geopolymer mortar. Dry activator powder is made by mixing a 12 M NaOH solution and lime to form a paste. Then, put in an oven with a temperature of 1100C for 24 hours. After that, the collision is done to a dry activator powder.
The purpose of this study is to determine the ratio and the highest standardsmarble waste substitution of compressive strength in the manufacture of geopolymer mortar cleaning with NaOH 12 M. The study design used isSpecimens-shaped mortar with size of 5x5x5 cm ³ For comparison sewage marble is 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25% Testing compressive strength of the mortar is done at the age of 7, 14, and 28 days by using compressive strength test namely Universal Testing Machine.
The results showed that, the highest compressive strength value is 8,81 MPa obtained on variations of marble waste 15% at 28 days.And than the weight of the largest mortar volume is 2,028 g/cm3 on varition of marbel waste 10%.
Keywords : Dry Geopolymer Mortar, Marbel Wste, Fly ash type C, Activator, Compressive Strength , Volume Weight,

Published
2021-04-12