ANALISIS PERSEDIAAN MATERIAL DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PEKERJAAN STRUKTUR LANTAI BASEMENT 2 PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN WESTOWN VIEW WIYUNG SURABAYA

  • Alfinia Nur Savira Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Perencanaan persediaan material merupakan suatu peranan penting dalam konstruksi. Keterlambatan dalam pengadaan material berpengaruh pada jadwal penyelesaian pekerjaan serta pembengkakan biaya proyek. Sedangkan, kelebihan material mengakibatkan biaya penyimpanan yang tinggi. Oleh karena itu perencanaan persediaan yang tepat sangat diperlukan dalam proyek agar pekerjaan berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan teknik lot sizing yang menghasilkan komponen biaya persediaan paling minimum pada setiap jenis material struktur lantai basement 2 proyek pembangunan Apartemen Westown View Wiyung. Komponen biaya persediaan terdiri dari biaya pembelian, biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif karena data penelitian yang berupa angka dan analisis. Teknik analisis data menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan tiga teknik lot sizing yaitu Lot For Lot, Economic Order Quantity, Period Order Quantity. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya pembelian minimum untuk material Besi Beton D10 menggunakan teknik LFL dan POQ, dengan nominal Rp. 17.719.240,00. Biaya pemesanan minimum untuk material Besi Beton D10 menggunakan teknik EOQ dan POQ, dengan nominal Rp. 2.698,50. Biaya penyimpanan minimum untuk seluruh jenis material menggunakan teknik LFL dengan nominal biaya nol.

Kata kunci: Metode MRP, Lot sizing, Biaya Persediaan

Published
2021-07-16