PENGARUH PENGGUNAAN LUMPUR SIDOARJO SEBAGAI SUBSTITUSI FLY ASH PADA MORTAR GEOPOLIMER DENGAN NaOH 12 MOLAR DAN KONDISI SS/SH 2 DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN POROSITAS

  • dwi aji kusuma mahasiswa

Abstract

Sumber pozzolan alami dapat digunakan untuk mengganti sebagian atau keseluruhan semen, salah satunya adalah lumpur Sidoarjo. Sampel lumpur Sidoarjo yang berada di sisi timur, utara, selatan, barat, dan pusat semburan memiliki unsur kimia CaO, SiO2, Al2O3, dan Fe2O3 berdasarkan hasil analisa XRD (Junaidi dkk, 2018).  Selain itu, jumlah lumpur Sidoarjo sangat melimpah dan dianggap sebagai limbah. Maka dari itu, dalam penelitian ini digunakan lumpur Sidoarjo untuk pengganti bahan fly ash pada adukan mortar geopolimer. Pada penelitian ini ditujukan untuk dapat mengetahui efek pemakaian lumpur Sidoarjo sebagai pengganti bahan fly ash yang akan ditinjau berdasarkan porositas dan kuat tekan pada mortar geopolimer dengan NaOH 12 M. Sodium silikat (Na2SiO3) dan sodium hidroksida (NaOH) digunakan sebagai larutan aktivator dengan perbandingan SS/SH 2. Fly ash yang digunakan adalah tipe C. Untuk persentase substitusi lumpur Sidoarjo terhadap fly ash adalah sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, dan 50%. Pemeriksaan uji porositas dan kuat tekan dilakukan pada saat mortar berumur 7, 14, dan 28 hari.

Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan lumpur Sidoarjo pada mortar geopolimer dapat menurunkan nilai kuat tekan dan meningkatkan nilai porositas. Mortar geopolimer tanpa substitusi lumpur Sidoarjo dapat menghasilkan kuat tekan senilai 19,84 MPa dan porositas senilai 13,84%. Sedangkan pada mortar geopolimer dengan substitusi 5% lumpur Sidoarjo dapat menghasilkan kuat tekan senilai 18,95 MPa dan porositas senilai 14,90%.  Sehingga penggunaan lumpur Sidoarjo sebagai substitusi fly ash didalam penelitian ini mengakibatkan penurunan nilai kuat tekan dan dapat meningkatkan nilai porositas pada mortar geopolimer.

Kata Kunci: Mortar Geopolimer, Kuat Tekan, Lumpur Sidoarjo, Fly Ash, Porositas

Published
2021-07-25