Analisa Persediaan Material Dengan Metode Material Requirement Planning (MRP) Pada Pekerjaan Beton Struktur Atas Proyek Perluasan Terminal T1 Bandar Udara Juanda Surabaya

  • AHMAD ALFIANDI SOFYAN Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Pengendalian persediaan adalah langkah atau kebijakan yang dilakukan untuk kelancaran suatu produksi terutama dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Dalam suatu proses produksi, sangat sering ditemukan suatu kendala mengenai ketersediaan material, kendala tersebut yakni kurangnya stok material ataupun kelebihan stok sehingga sering berakibat meningkatnya alokasi anggaran biaya terutama dalam segi penyimpanan. Sebaliknya, kekurangan material dapat berpengaruh terhadap proyeksi untuk kemajuan pelaksanaan. Dengan demikian, dalam pelaksanaan produksi seharusnya dilakukan pengelolaan dalam persediaan untuk material. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan penggunaan teknik lot sizing yang dapat menghasilkan total biaya persediaan seefisien dan seminimum mungkin. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yakni Material Requirement Planning (MRP) dengan menggunakan tiga teknik lot sizing yaitu Lot for Lot (LfL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Berdasarkan dari hasil analisa perhitungan akhir penelitian memunculkan dimana teknik Lot for Lot (LFL) merupakan teknik lot sizing yang dapat menghasilkan anggaran biaya persediaan paling rendah. Teknik LfL ini menghasilkan total biaya persediaan paling minimum dengan nominal sebesar Rp. 23.839.731.848,00. Teknik POQ menghasilkan total biaya persediaan minimum setelah teknik LfL dengan nominal sebesar Rp. 23.856.321.093,00. Teknik EOQ menjadi teknik yang paling komsumtif dala biaya persediaan yang memiliki nominal sebesar Rp. 31.048.930.165,00.

Kata Kunci: Persediaan material, MRP, EOQ, POQ, LfL

Published
2022-05-25
Section
Articles
Abstract View: 57