EVALUASI KINERJA STRUKTUR PERKERASAN JALAN LENTUR MENGGUNAKAN APLIKASI KENPAVE (Studi Kasus Jalan Lintas Selatan Lot 6 Tulungagung)

  • nur lia Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Jalan merupakan salah satu bagian terpenting dalam mendukung terjadinya kegiatan transportasi. Untuk menciptakan jalan yang aman dan nyaman diperlukan perencanaan struktur perkerasan jalan yang baik. Perencanaan struktur perkerasan jalan dapat menggunakan metode empiris dengan memperhatikan faktor-faktor penyebab terjadinya kegagalan dan kerusakan pada struktur perkerasan jalan adalah muatan kendaraan yang melebihi kapasitas kendaraan dan meningkatnya volume kendaraan. Oleh kerana itu, diperlukan evaluasi kinerja struktur perkerasan jalan untuk memastikan struktur perkerasan mampu menerima beban lalu-lintas selama umur rencana. Evaluasi kinerja struktur perkerasan jalan menggunakan pendekatan mekanistik-empirik yaitu menggunakan aplikasi Kenpave. Perencanaan struktur perkerasan jalan lentur menggunakan tiga metode empiris yaitu metode AASHTO 1993, Analisa Komponen, dan Bina Marga 2017 untuk membandingkan kinerja strukur perkerasan jalan lentur yang dihasilkan. Serta melakukan analisis kerusakan dengan menghitung repetisi beban menggunakan persamaan asphalt institute. Penelitian ini bersumber dari data sekunder pada Jalan Lintas Selatan Lot 6 Tulungagung. Dari hasil evaluasi kinerja struktur perkerasan jalan menggunakan aplikasi Kenpave diketahui bahwa struktur perkerasan metode AASHTO 1993 dan metode Bina Marga 2017 terjadi retak lelah (fatigue cracking) sedangkan metode Analisa Komponen tidak terjadi retak lelah (fatigue cracking) selama umur rencana.  Struktur perkerasan jalan lentur metode AASHTO 1993 dan metode Analisa Komponen tidak terjadi retak alur (rutting) akan tetapi metode Bina Marga 2017 terjadi retak alur (rutting) selama umur rencana. Struktur perkerasan jalan lentur metode AASHTO 1993, metode Analisa Komponen, dan metode Bina Marga 2017 tidak terjadi deformasi permanen (permanent deformation) selama umur rencana.

 

  

Abstract

Roads are one of the most important parts in supporting the occurrence of transportation activities. To create a safe and comfortable road, a good pavement structure planning is needed. Road pavement planning can use empirical methods by taking into account the factors that cause failure and damage to the road pavement structure are vehicle loads that exceed vehicle capacity and vehicle volume. Therefore, the evaluation of road pavement performance  to ensure the pavement structure is able to accept traffic loads during the design life. Evaluation performance of the road pavement structure using a mechanistic-empirical approach using the Kenpave application. The flexible pavement structure design uses three empirical methods, namely the 1993 AASHTO method, Analisa Komponen, and 2017 Bina Marga  to compare the performance of the flexible pavement structure produced. As well as doing damage analysis by calculating load repetitions using the asphalt institute. This research is sourced from secondary data on the South Cross Road Lot 6 Tulungagung. From the results of the evaluation performance road pavement structure using the Kenpave application, it is known that the 1993 AASHTO method pavement structure and the 2017 Bina Marga method have fatigue cracking while the Analisa Komponen method does not occur fatigue cracking during the design life. The flexible pavement structure using the 1993 AASHTO method and the Analisa Komponen method did not occur rutting, but the 2017 Bina Marga  method occurred rutting during the design life. The flexible pavement structure of the 1993 AASHTO method, the Analisa Komponen method, and the 2017 Bina Marga method did not occur permanent deformation during the design life.

Published
2022-07-29
Section
Articles
Abstract View: 40
pdf Download: 44