PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI DAN CARBON NANOTUBE SEBAGAI MATERIAL PENYUSUN BETON RINGAN SELULER

  • Putri Rochmatullaili Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Dalam hal kontruksi inovasi dibutuhkan untuk membuat bangunan menjadi lebih aman, mempersingkat waktu pembangunan dan khususnya biaya lebih rendah. Beton ringan dapat menjadi bahan material alternative dengan biaya lebih rendah. Abu sekam padi merupakan limbah dari hasil pembakaran batubata yang mengandung silika cukup tinggi. Carbon Nanotube adalah salah satu jenis dari karbon yang memili struktur rongga dan sifat transfer yang baik. Dengan penambahan kedua bahan tersebut dapat membuat beton ringan menjadi kuat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kuat tekan, resapan air, berat volume beton ringan dan penggunaan carbon nanotube secara optimal dalam beton ringan seluler.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang dilakukan di laboratorium. Berdasarkan penelitian yang sudah ada penambahan abu sekam padi sebesar 10%. Dalam penambahan carbon nanotube memiliki beberapa variasi penambahan sebesar 0%, 0.04%, 0.06%, 0.08%, 0.1%, dan 0.12%  terhadap benda uji yang dibuat. Pengumpulan data diambil dengan cara membuat benda uji berbentuk kubus 5x5x5 cm3 dengan umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasil penelitian ini dalam penambahan abu sekam padi dan carbon nanotube (CNT) tersebut dihasilkan kuat tekan beton ringan tertinggi pada variari 1.2% sebesar 2.64 Mpa dengan berat volume sebesar 2.13gr/cm3, sedangkan pada variasi 0.0% diperoleh kuat tekan 0.98 Mpa dengan berat volume sebesar 0.76gr/cm3, dengan benda uji di umur 28 hari.

Kata Kunci: Beton Ringan Seluler, Abu Sekam Padi,Carbon Nanotube

Published
2022-08-08
Section
Articles
Abstract View: 22
pdf Download: 27