PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS: PEKERJAAN DESIGN AND BUILD INTERIOR KANTOR PUSAT PT PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) DI GEDUNG PERKANTORAN PELINDO PLACE)

  • Mohammad Nuryahya Hamrozi Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Pada umumnya semakin besar tingkat kompleksitas suatu proyek, maka permasalahan yang dihadapi juga akan semakin beragam. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada saat pelaksanaan proyek adalah penyimpangan biaya dan waktu terhadap rencana, oleh karena itu perlu adanya pengendalian terhadap biaya dan waktu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menentukan varians biaya dan jadwal proyek, 2) Menentukan indeks kinerja biaya dan waktu proyek, 3) Menentukan nilai rasio kritis proyek, 4) Menentukan perkiraan total biaya dan jadwal akhir proyek. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah Metode Earned Value. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisis kondisi proyek serta memberikan informasi tentang perkiraan biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian proyek. Berdasarkan analisis menggunakan data pelaporan di Minggu 21, diperoleh hasil berupa: 1) Varians biaya sebesar Rp5.539.930.368,84 dan varians jadwal (SV) sebesar -Rp6.472.691.647,59. 2) Indeks kinerja biaya (CPI) sebesar 1,288 dan indeks kinerja Jadwal (SPI) sebesar 0,793. 3) Rasio kritis (CR) bernilai 1,021. 4) Perkiraan total biaya proyek (EAC) sebesar Rp38.381.979.400,83 dan perkiraan total waktu penyelesaian proyek (EAS) selama 189 hari.

Published
2022-08-16
Section
Articles
Abstract View: 62
pdf Download: 0 pdf Download: 38