PENGARUH RASIO W/S TERHADAP MORTAR GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR ABU TERBANG DAN NaOH 8 MOLAR PADA KONDISI LARUTAN ASAM DENGAN DERAJAT KEASAMAN (pH) 2,5 – 3,0

  • Adi Gunawan Satrio Nirmolo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abu terbang merupakan bahan alternatif pengganti semen portland yang mampu memberi dampak positif bagi lingkungan. Dengan menurunnya pemakaian semen portland dan beralih ke penggunaan abu terbang, maka gas emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari produksi semen portland akan berkurang. Karena gas tersebut menguap ke udara dan mengakibatkan pemanasan global dan mengakibatkan industri semen menjadi salah satu penyumbangan terbesar dalam sumber emisi polusi udara. Alternatif yang digunakan untuk pengganti semen portland yaitu abu terbang kelas F. Pemakaian abu terbang yaitu dengan mereaksi polimerisasi pada kandungan komponen alkali aktivator berupa sodium hidroksida 8 molar dan sodium silikat. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang akan melakukan perawatan pada mortar geopolimer dengan perendaman pada larutan asam dengan kadar pH 2,5-3,0 untuk mengetahui ketahanan mortar geopolimer terhadap lingkungan korosif. Proses perawatan pada penelitian ini dengan  dua kondisi yaitu perawatan pada suhu ruang dan dioven dengan suhu 100°C selama 24 jam. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji kuat tekan rata-rata tertinggi dihasilkan pada perawatan oven. Pada usia 7 hari kuat tekan diperoleh 23,93 MPa dan usia 28 hari diperoleh 23,68 MPa. Namun setelah dilakukan perendaman pada larutan asam nilai kuat tekan mortar geopolimer cenderung menurun. Hasil uji porositas  rata-rata terendah dihasilkan pada perawatan oven. Pada usia 7 hari diperoleh 8,66% dan usia 28 hari diperoleh 12,75%.

Kata Kunci: Mortar, abu terbang, porositas, kuat tekan, geopolimer, larutan asam

Published
2023-01-26
Section
Articles
Abstract Views: 45
PDF Downloads: 53