Analisis Debit Sungai Sub DAS Kalibodo Menggunakan Hec-HMS

  • belia tatika arno dianeka universitas negeri surabaya

Abstract

Sub DAS Kalibodo berada di hulu yang terletak di Kabupaten Malang. Sub DAS ini memiliki tingkat
kerawanan banjir yang tinggi. Fenomena tersebut mengakibatkan kerugian bagi masyarakat. Jika dibiarkan
terus-menerus akan menyebabkan kerugian bagi warga yang berada di daerah tengah dan hilir sungai. Upaya
yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan analisis hidrologi berupa pemodelan
hujan-debit menggunakan Hec-HMS. Pemodelan tersebut dilakukan agar mendapatkan nilai hidrologis yang
mirip di lapangan sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi debit sungai. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu SCS Curve Number. Perhitungan ini melibatkan parameter yang meliputi nilai CN,
Tlag, Ia, dan impervious. Pemodelan terdiri dari 3 jenis parameter yang diinput pada Hec-HMS. Pemodelan
1 memperoleh nilai CN sebesar 86.89, pemodelan 2 memperoleh nilai 77.66, dan pemodelan 3 sebesar 63.08.
Setelah nilai parameter didapatkan, maka tahap selanjutnya melakukan analisis curah hujan menggunakan
Poligon Thiessen yang dipengaruhi stasiun hujan Singosari, Sumbergondo, dan Karangploso. Analisis
tersebut memperoleh nilai weighting factor pada stasiun hujan Singosari sebesar 0.457, Sumbergondo
sebesar 0.096, dan Karangploso sebesar 0.447. Nilai yang dihasilkan dari pemodelan yaitu NSE sebesar
0.993, 0.994, dan 0.992. Sedangkan nilai RMSE yaitu 0.5, 0.5, dan 0.6. Berdasarkan hasil ketiga pemodelan,
parameter terbaik yaitu pada pemodelan 2. Nilai CN pada pemodelan 2 yaitu 77.66

Section
Articles
Abstract Views: 84