Pengaruh Variasi Kaolin Pada Mortar Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi dan Abu Terbang Menggunakan Alkali Aktivator NaOH 6 Molar

  • Dea Rachmania Armaresta Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Mortar Geopolimer menggunakan bahan campuran berupa abu terbang, abu sekam padi, dan kaolin sebagai subtitusi semen Portland. Penelitian ini akan dikaji tentang bagaimana kuat tekan dan komposisi campuran terbaik menggunakan abu terbang, abu sekam padi, dan kaolin sebagai bahan subtitusi semen Portland. Benda uji berupa mortar geopolimer berbentuk kubus ukuran 5x5x5 cm dengan rasio SS/SH 6 Molar sebesar 2,0 dan rasio W/S sebesar 0,43 pada variasi 10 mix design. Mortar dilakukan pengujian pada suhu oven ±100ºC selama 24 jam untuk dilakukan uji kuat tekan pada usia 28 hari, dan uji waktu pengikatan pasta geopolimer

Hasil penelitian menunjukkan hasil uji kuat tekan geopolimer yang optimum terjadi pada usia 28 hari dan peningkatan kuat tekan terjadi pada setiap penambahan kaolin dan pengurangan abu sekam padi serta penurunan kuat tekan terjadi pada setiap penambahan persentase abu sekam padi. Kuat tekan tertinggi dihasilkan pada mix design 2 sebesar 30,27 MPa dengan umur 28 hari pada komposisi campuran 90% abu terbang ; 10% abu sekam padi (90% abu sekam padi + 10% kaolin). Penggunaan kaolin mampu menaikkan kuat tekan, akan tetapi persentase kaolin lebih dari 1% dari 90% abu terbang cenderung menurunkan kuat tekan. 

Published
2023-07-21
Section
Articles
Abstract Views: 102
PDF Downloads: 0