Analisis Kuat Tekan & Porositas Mortar Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash Dan GGBFS (Ground Granulated Blast Furnance Slag) Dengan Kondisi NaOH 10 Molar

  • Ahmad Ihsan nuursi Ahmad ihsan Nuursi Unesa

Abstract

Perkembangan konstruksi di Indonesia berkembang pesat, sehingga dituntut untuk menghasilkan sebuah teknologi inovatif untuk mortar. Sampai saat ini mortar adalah bahan bangunan yang paling sering digunakan yang terdiri dari beberapa material seperti agregat halus, semen dan pasir. Maka dari itu, dibutuhkan berbagai inovasi untuk menghasilkan mortar berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Inovasi tersebut dapat dilakukan dengan menggantikan semen pada mortar yang dinamakan geopolimer. Bahan dasar dari geopolimer adalah bahan-bahan yang mengandung unsur-unsur kimia silika (Si) dan alumina (Al). Unsur-unsur ini bisa didapatkan pada limbah industri seperti limbah fly ash dan GGBFS (Ground Granulated Blast Furnance Slag). Untuk bahan yang mengandung unsur kimia tersebut agar dapat mengikat seperti semen maka harus dicampur dengan larutan alkali (aktivator) yaitu natrium hidroksida (NaOH) dan sodium silikat Na2SiO3. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi optimum pada mortar geopolimer dengan bahan dasar fly ash dan GGBFS. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen dengan benda uji berukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm dengan rasio SS/SH 10 Molar = 1,5 serta rasio W/S = 0,678. Jumlah variasi mix design sebanyak 12 buah dengan perawatan suhu ruang lalu dilakukan pengujian saat usia 7, 14 dan 28 hari. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu nilai kuat tekan optimum dan nilai porositas minimum terjadi pada mix design 10 pada usia 28 hari dengan nilai kuat tekan sebesar 58,93 MPa serta nilai porositas sebesar 5,73% jadi nilai kuat tekan berbanding terbalik dengan nilai porisitas. Nilai kuat tekan meningkat seiring bertambahnya bahan dasar GGBFS dan berkurangnya fly ash namun peningkatan ini hanya sampai dengan mix design 10 dengan komposisi komposisi 55% fly ash dan 45% GGBFS begitupun sebaliknya untuk uji porositas cendenrung menurun sampai dengan mix design 10.

Published
2023-07-22
Section
Articles
Abstract Views: 42
PDF Downloads: 0