Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), dan Asphalt Institute Pada Ruas Jalan Semarang, Kota Surabaya

  • Vira Emmanuela Author

Abstract

Jalan Semarang merupakan wilayah yang padat penduduk dan sering dilintasi oleh beberapa jenis kendaraan. Tujuan penelitian ini mengetahui jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan beberapa tahapan yaitu tahapan persiapan seperti melakukan pra survei dan studi literatur, tahapan pelaksanaan penelitian seperti survei kerusakan dan survei LHR, dan tahapan analisis data seperti mengolah data sesuai yang dibutuhkan dengan menggunakan metode Bina Marga, PCI dan Asphalt Institute serta penanganan kerusakan jalan.

Hasil dari analisis data pada ruas Jalan Semarang dengan menggunakan beberapa metode yaitu didapatkan untuk metode Bina Marga segmen 1 memiliki nilai UP sebesar 11, segmen 2 memiliki nilai UP 11, segmen 3 memiliki UP 7, segmen 4 memiliki UP 5, segmen 5 memiliki UP 6, dan segmen 6 memiliki UP 5. Untuk bentuk pemeliharaan jalan, jika nilai UP ≥ 7 maka perlu dilakukan pemeliharaan rutin dan jika nilai UP 4 – 6 perlu dilakukan pemeliharaan berkala. Metode PCI segmen 1 dan segmen 2 memiliki nilai PCI sebesar 100 dan tingkat perkesaran sempurna, segmen 3 memiliki nilai PCI sebesar 45 dengan tingkat perkerasan buruk, segmen 4 memiliki nilai PCI sebesar 65 dengan tingkat perkerasan baik, segmen 5 memiliki nilai PCI sebesar 62 dengan tingkat perkerasan baik, segmen 6 memiliki nilai PCI sebesar 69 dengan tingkat perkerasan baik. Metode Asphalt Institute pada tiap segmen memiliki nilai kondisi perkerasan yang sama, yaitu diatas 80, maka pemeliharaan jalan hanya memerlukan pemeliharaan rutin. Strategi untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas Jalan Semarang, Kota Surabaya, menurut Metode Bina Marga terhadap kerusakan yang terjadi adalah P2 (laburan aspal setempat), P3 (melapisi retak), P5 (penambalan lubang), dan P6 (perataan). Dapat disimpulkan bahwa kondisi perkerasan pada ruas Jalan Semarang termasuk masih baik atau masih bagus atau masih layak, sehingga kondisi perkerasan Jalan Semarang hanya perlu dilakukan pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala saja.

Published
2023-10-31
Section
Articles
Abstract Views: 101
PDF Downloads: 0