MAKNA SIMBOLIS PROPERTI PADA JARANAN DOR JOKO SOROH DI DUSUN KEBONDALEM DESA KADEMANGAN KECAMATAN MOJOAGUNG KEBUPATEN JOMBANG

Penulis

  • Muhammad Rizky Universitas Negeri Surabaya
  • arif hidajad Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Makna Simbolik, Jaranan Dor, Jombang, Joko Soroh

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna simbolis dari properti dalam pertunjukan Jaranan Dor Joko Soroh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolis properti dalam pertunjukan Jaranan Dor Joko Soroh melampaui fungsinya sebagai sekadar properti; properti tersebut memiliki makna yang lebih dalam jika dikaitkan dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce sebagaimana dibahas dalam buku Dr. Nur Sahid. Properti dalam Jaranan Dor Joko Soroh meliputi: 1. Jepaplok, 2. Jaranan, 3. Topengan, 4. Pecut/Cemeti, dan 5. Panthek. Diharapkan makna simbolis dari properti-properti ini dapat berkontribusi dalam memotivasi para seniman dan melestarikan budaya tradisional, khususnya bagi mereka yang terlibat dalam Jaranan Dor Joko Soroh maupun di luarnya, serta berfungsi sebagai referensi atau wacana mengenai perkembangan jaranan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Jombang.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustina, S. (2009). Kreasi Bentuk Jaranan Breng Desa Gledug Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar. Universitas Negeri Surabaya, 1–13.

Fajri, S., Malarsih, M., & Hartono, H. (2024). ANALISIS MAKNA TOPENG SEBAGAI PROPERTI TARI PADA PERTUNJUKAN BEDUG KEROK. Joged, 23(2), 263-274.

Hadi, Y.Sumandiyo. 2012. Koreografi Bentuk Teknik Isi. Cipta Media. Yokyakarta

Puspitasari, R. (2023). MAKNA SIMBOLIS JARANAN BRENG KRIDHA BAWANA DI DESA DONGKO KECAMATAN DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK. APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 11(2).

Puspitaningsari, M., Maghfiroh, P. N. H., & Kusumawardhani, I. H. (2024). Transformasi Kesenian Jaranan Dor Sebagai Nilai Kearifan Lokal Berbasis Digitalisasi. JP-MAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 56-64.

Trisakti. (2013). Bentuk dan Fungsi Seni Pertunjukan Jaranan dalam Budaya Masyarakat Jawa Timur. Makalah disajikan dalam Prosiding The 5th International Conference on Indonesian Studies: “Ethnicity and Globalization”. Surabaya:Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Wibisono, Tri Broto dkk. (2009). Koreografi Etnik Jawa Timur. Surabaya: Dewan Kesenian Jawa Timur.

Diterbitkan

2026-04-07

Cara Mengutip

Muhammad Rizky, & hidajad, arif. (2026). MAKNA SIMBOLIS PROPERTI PADA JARANAN DOR JOKO SOROH DI DUSUN KEBONDALEM DESA KADEMANGAN KECAMATAN MOJOAGUNG KEBUPATEN JOMBANG. Solah, 12(1). Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/solah/article/view/76854

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 16 , PDF Downloads: 2

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>