SOSOK CHAIRIL ALWAN: PROSES KREATIF DAN TEKNIK MELUKISNYA DENGAN MEDIA POLITUR AIR
Keywords:
Character description, creative process, Painting TechniqueAbstract
Chairil Alwan menggunakan politur air yang berfokus dengan konsep perjuangan melawan hawa nafsu dan mengangkat tema religi dengan tujuan untuk memperkenalkan media lukis baru serta memberikan pemahaman seni terhadap masyarakat. Sejak awal berkarya, Chairil Alwan masih menggunakan cat acrylic. Pada tahun 2015 media politur air ditemukannya pada saat melakukan dekorasi rumahnya dengan melukis dinding dan pondasinya menggunakan politur air. Melihat hasil yang sangat luar biasa, dengan spontan Chairil Alwan menyiapkan kanvas dan langsung menggoreskan politur air tersebut. Banyak sekali hal yang belum terungkap terkait sosok Chairil Alwan, proses kreatif serta teknik dalam berkarya dengan menggunakan politur air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif kualitatif. Pendekatan tersebut digunakan untuk mengungkap lebih dalam lagi mengenai sosok Charil Alwan di dunia seni lukis, proses kreatif dalam berkarya, serta teknik melukisnya dengan menggunakan politur air. Dalam berkarya, media yang biasa digunakan yaitu kanvas, politur air merk Wood–Eco dan Woodstain serta kuas pada umumnya. Dari karya yang dihasilkan dengan menggunakan politur air dapat disimpulkan bahwa seluruh lukisannya menggunakan teknik aquarel wet on dry yaitu menumpuk politur yang sudah kering dengan politur yang lebih gelap sehingga karya yang dihasilkan cenderung berwarna coklat karena pengaruh dari penggunaan politur air dengan goresan yang khas menyerupai serat. Pegangan hidup, refrensi, serta pola pikir perupa sangat berpengaruh terhadap kreatifitasnya sehingga menjadi sebuah ciri khas dari setiap perupa. Dengan mengeksplorasi serta mencari bentuk–bentuk estetik yang menyatu pada penggunaan politur dalam media lukis ini menjadi hal yang sangat luar biasa. Menurut Chairil Alwan, mengangkat konsep perjuangan melawan hawa nafsu dalam berkarya seni tidak akan pernah berakhir dan terus akan memunculkan ide–ide baru dalam berkarya.
Kata Kunci : Deskripsi tokoh, proses kreatif, teknik lukisan
Downloads
References
Amirullah, S dkk. 2018. Studi Sistematik Aspek Kreativitas dalam Konteks Pendidikan. Jurnal Ilmiah Psikologi. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Volume 5. Nomor 2, Hal: 187-200.
Astiti, Dwi. 2011. Kepribadian Tokoh Dalam Novel Pawestri Tanpa Indhentiti Karya Suprapto Brata. Semarang. PPs Universitas Negeri Semarang.
Febrianto, M. F. M. 2014. Penerapan media dalam bentuk pop up book pada pembelajaran Unsur-unsur rupa untuk siswa kelas 2 sdnu kanjeng sepuh sidayu Gresik. Jurnal Pendidikan Seni Rupa. Universitas Negeri Surabaya. Volume 2 Nomor 3:146-153
Milawasri, F.A. 2017. Analisis Karakter Tokoh Utama Wanita Dalam Cerpen Mendiang Karya S.N. Ratmana. Jurnal Bindo Sastra. Universitas Tridinanti Palembang. Vol. 1 (2): 87-94
Moleong, J. Lexy. 2006. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Putri, A. 2019. Peran Tokoh Gamplong Dalam Peningkatan Kapasitas Keagamaan Masyarakat di Gemblong Lam Ara Kecamatan Banda Raya Kab. Aceh Besar. Darussalam-Banda Aceh. PPs Universitas Islam Negeri Aceh.
Pirous, A.D. 2003. Melukis itu Menulis. Bandung: Yayasan Serambi Pirous dan ITB Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: Alfabeta Bandung.
Susanto, Mikke. 2002. Diksi Rupa. Yogyakarta:
Kanisius.
Sunaryo, A. 1997. Reka Oles Mebel Kayu.
Yogyakata: Kanisius.
Suwidiarta, I.K. 2017. Grosifikasi Ideologi Rasa
Dalam Perkembangan Seni Lukis Bali. Universitas Hindu Indonesia. Vol. XVII : (1) 114-201
Suryani, S. D. 2016. Analisis Teknik Seni Lukis Mas Dibyo Periode 2013. Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Seni Rupa. Volume 04 Nomor 02: 225-230
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 81
,
PDF Downloads: 111
,
PDF Downloads: 2
