REPRESENTASI TUBUH SEBAGAI IDE KARYA FOTOGRAFI KONTEMPORER
Keywords:
Media art, contemporary photography, body, adobe photoshopAbstract
Penulis memotivasi diri untuk mengevaluasi dan mengeksplorasi bermacam teknik dan referensi dalam berkarya fotografi kontemporer. Ketertarikan utama penulis yaitu pada perpaduan seni dan teknologi yang menciptakan hal baru dan unik untuk terus digali dan dieksplorasi. Dalam mewujudkan karya seni fotografi kontemporer, penulis menggunakan tubuh sebagai media untuk dieksplorasi kemudian diaplikasikan menggunakan adobe photoshop. Karya dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah foto yang memiliki nilai estetik dan menarik untuk diamati. Hasil karya Photography Contemporary terdiri dari tiga buah gagasan dengan jumlah enam panel foto. Hasil sebuah karya Fotografi kontemporer tidak terikat pada sebuah kemapanan fotografi pada umumnya. Terkini ataupun kekinian, juga bisa dikacaukan oleh kehadiran Investigasi, Apresiasi, dan Proporsi knowledge tertentu, kepada yang benar-benar lain. Kontemporer kepada isi dan proporsi yang lain, bisa menjadi tidak terkini dan tidak juga kekinian, dalam rentang masa, atau periode tertentu. Fotografi Kontemporer menjadi ‘hanya’ sebutan periode bagi pendefinisian masa, namun pendefinisian isi dan proporsinya adalah sebuah spirit yang baru dan tanpa batas. Dalam proses berkarya penulis mempunyai pengalaman bahwasannya melakukan praktik kesenian tidaklah mudah, step by step dalam pekerjaan tidak sesuai ekspetasi dan banyak ketidak sesuaian dalam hasil karya, dari pengalaman ini penulis menemukan bahwasannya menciptakan sebuah karya seni cukup sulit namun ada kepuasan diri ketika karya telah selesai. Semakin sulit pengerjaan karya maka kepuasan diri semakin besar.
Kata kunci: Seni media, fotografi kontemporer, tubuh, adobe photoshop.
Downloads
References
Amelia, Rezcky (2016). Jurnal Tingkat Sarjana Seni Rupa: Representasi Tubuh Karya Erika Ernawan. Bandung: Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB.
Dermawan, Ade. (2010). Lokalitas Dalam Perspektif Teknologi. Sumatera Utara: Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Dradjat, Ray B. (2010). Filosofi Penghayat Cahaya. Jakarta: Kompas Gramedia.
Faqih, Mansour. (1996). Analisis Gender Dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Giwanda, Griand. (2002). Panduan Praktis Menciptakan Foto Menarik. Jakarta: Puspa Swara.
Hujatnika, Agung. (2006). Apresiasi Seni Media Baru: Tentang Seni Media Baru: Catatan Perkembangan. Jakarta: Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Nilai Seni dan Film, Depbudpar.
Institut Seni Indonesia. (2009). Irama Visual: Program Studi Desain Komunikasi Visual FSR ISI DAN Studio Diskom. Yogyakarta: Jalasutra.
Marcus, Sudjojo. (2010). Tak-Tik Fotografi. Jakarta: Bukune.
Mardiyatmo. (2006). Diktat Mata Kuliah Fotografi II. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Seni Rupa, FBS Yogyakarta.
Murti, Krisna. (2009). Essays On Video art And New Media. Yogyakarta: Indonesian Visual Art Archive.
Soedjono, Soeprapto. (2007). Pot-Pourri Photography. Jakarta: Universitas Trisakti.
Soelarko. (1990). Komposisi Fotografi. Jakarta: Balai Pustaka.
Soelarko, RM. (1990). Komposisi Fotografi. Jakarta: Balai Pustaka Jakarta.
Susanto, Mikke. (2002). Diksi Rupa: Kumpulan Istilah- Istilah Seni Rupa. Yogyakarta: Kanisius.
Sutrisna, Mira. (2015). Jurnal Panggung Vol.25: Representasi Foto Keluarga: Ekspresi Seni Kontemporer pada Abad ke-21, 3: 280-285. Bandung: Perpustakaan ISBI Bandung.
Swastika, Alia. (2015). Cerita Sebuah Ruang Menghidupi Ekspetasi: Membaca Fotografi Kontemporer Indonesia Melalui Praktik Ruang MES 56: Fotografi dari Bawah: Satu Dekade Proyek-proyek Kesenian MES 56, 5: 96-113. Yogyakarta: Ruang MES 56.
Wesley, Addison. (1981). More Joy Of Photography: Eastman Kodak Company. New York.
PUSTAKA MAYA
Artsy, Article. (2016). Nobuyoshi Araki . (Online), https://www.artsy.net/artwork/nobuyoshi- araki-erotos-4
B, Marteen. (2017). REN HANG AT FOAM: THE MUST-SEE NSFW EXHIBITION. (Online), https://publichouseofart.com/blog/ren-hang- at-foam-the-must-see-nsfw-exhibition
British Journal Of Photography. (2017). Controversial and renowned Chinese photographer Ren Hang dies aged 29. (Online), https://www.bjp- online.com/2017/02/ren-
hang-leading-chinese-photographer-has-died-aged- 29/
Christine, Julia Christie. (2017). Bias Gender. (Online),
https://elisajuliac.blogspot.com/2017/12/mak
alah-gender-bias.html
Hanson, Dian. (2019). Tribute to Ren Hang: The
Chinese photographer’s international and complete career monograph. (Online), https://www.taschen.com/pages/en/catalogu e/sex/all/05318/facts.ren_hang.htm
Herlina, Yekti. (2003). Nirmana Vol. 5: Kreativitas Dalam Seni Fotografi, 2: 214-228. Surabaya: Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta. (Online), https://www.academia.edu/3193663/KREATI VITAS_DALAM_SENI_FOTOGRAFI
Mangione, Emily. (2019). Artuner: Artworld Insights: Araki And The Art Of The Book. (Online), http://www.artuner.com/insight/araki- photobook/
Widi, Indra. (2012). Fotografi Yang Kontemporer dan Kontemporer Pada Fotografi. (Online), https://indrawidi0ekspresifoto.wordpress.com /2012/10/03/17-fotografi-yang-kontemporer- kontemporer-pada-fotografi/
Wikipedia, Fotografi. (2018). (Online), (https://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi) Wikipedia, Manipulasi Foto. (2019). (Online),
https://id.wikipedia.org/wiki/Manipulasi_fot o
Wikipedia, Ren Hang. (2019). Works: Photography. (Online),
https://en.wikipedia.org/wiki/Ren_Hang_(ph otographer)#Photogra
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 152
,
PDF Downloads: 190
,
PDF Downloads: 0
