BERKARYA STENSIL DENGAN TEKNIK POUNDING OLEH SISWA KELAS XI DI SMAN 5 TUBAN

Authors

  • Dony Cahya Saputra Universitas Negeri Surabaya
  • Ika Anggun Camelia Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

seni grafis, stensil, teknik pounding, pembelajaran seni budaya, SMAN 5 Tuban

Abstract

Pembelajaran seni budaya di sekolah menengah memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas, kepekaan estetis, dan keterampilan psikomotorik siswa. Namun, pembelajaran seni rupa di SMAN 5 Tuban masih didominasi oleh teknik konvensional sehingga pengalaman berkarya siswa pada materi seni grafis kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses persiapan pembelajaran, pelaksanaan dan tanggapan guru. hasil berkarya stensil dengan teknik pounding oleh siswa kelas XI-D di SMAN 5 Tuban sebagai alternatif pembelajaran seni grafis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 37 siswa yang terbagi ke dalam sembilan kelompok. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan penilaian hasil karya, dengan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam tiga pertemuan yang meliputi pembuatan desain, pemotongan stensil, pewarnaan menggunakan bahan alam dengan teknik pounding, dan finishing. Hasil penilaian menunjukkan sebagian besar kelompok memperoleh kategori sangat baik dengan rentang nilai 87,5–94, dan satu kelompok memperoleh kategori baik dengan nilai 84. Pembelajaran ini meningkatkan kreativitas, antusiasme, dan kerja sama siswa, sehingga teknik pounding efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran seni grafis di sekolah menengah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, S. P. (2020). Seni cetak grafis (edisi seni cetak tinggi). UNS Press.

Chawari’zmi, W. M., Prasetyo, I. Y. E., Juniar, E. S., Marzuki, I., & Umam, N. K. (2024, June). Pelatihan pembuatan ecoprint dengan teknik pounding guna mengembangkan kreativitas siswa di MI Poemusgri Gresik. In Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (Vol. 1, No. 2, pp. 156-168).

Efendi, A., Astuti, P. I., & Rahayu, N. T. (2017). Analisis pengaruh penggunaan media baru terhadap pola interaksi sosial anak di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora, 18(2), 12-24.

Fitianingrum, R., & Supatmo, S. (2020). Bunga sebagai Subject Matter Karya Seni Grafis Cetak Tinggi Linoleum Cut Teknik Reduksi. Imajinasi: Jurnal Seni, 14(1), 1-16.

Permendikbud. (2016). *Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah*. Jakarta: Kemendikbud.

Purwantono, A. (2012). Stensil Sebagai Media Aspirasi Dalam Wacana Desain Komunikasi Visual. DeKaVe, 1(3), 1-8.

Rahardjo, M. (2010). Triangulasi dalam penelitian kualitatif.

Sugiyono. (2019) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan RnD. Bandung: Alfabeta. Suhaya, S. (2016). Pendidikan Seni Sebagai Penunjang Kreatifitas. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 1(1).

Susanto, A. (2014). Pengembangan pembelajaran IPS di SD. Kencana.

Wulandari, W. (2008). Seni grafis Yogyakarta dalam wacana seni kontemporer. ITB Journal of Visual Art and Design.

Yofita Sandra, S. SILABUS, SAP, DAN BAHAN AJAR SENI GRAFIS DASAR.

Zarkasi, M. S., & Suwasono, B. T. (2022). Teknik Pounding pada Ecoprint Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Penciptaan Karya Seni Grafis Abstraksi Wayang. Acintya, 14(1), 53- 65.

Zarkasi, M., & Suwasono, B. T. (2018). PENCIPTAAN KARYA SENI RUPA DUA DIMENSI ABSTRAKSI FIGUR TOKOH PEWAYANGAN DENGAN TEKNIK CBT (CETAK BENANG TARIK).

Downloads

Published

2026-01-26
Abstract views: 3 , PDF Downloads: 3