PENGEMBANGAN MOTIF BATIK KHAS MUHAMMAD SALAM SIDOARJO DENGAN TEKNIK CAP

Authors

  • Zahrotul Adlhiya Universitas Negeri Surabaya
  • Fera Ratyaningrum Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Sidoarjo, Batik Cap, Pengembangan motif

Abstract

Industri Batik Tulis Muhammad Salam di Sidoarjo telah melestarikan tradisi batik tulis sejak tahun 1985 dengan motif khas daerah. Namun upaya pengembangan batik cap mengalami kegagalan akibat kendala karena desain motif yang terlalu rumit dan tidak sesuai dengan karakteristik teknik batik cap. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan motif batik cap yang tetap mempertahankan identitas lokal Sidoarjo, namun lebih efisien dan aplikatif dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep, proses, dan hasil motif batik cap khas Industri Batik Muhammad Salam Sidoarjo yang bersifat cap Friendly. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan motif dilakukan melalui penyederhanaan bentuk, penebalan garis, pengaturan jarak antar motif, serta pembagian motif utama, pendukung, dan pinggiran. Dari 17 desain canting cap yang dikembangkan, diperoleh 4 motif batik cap yang dinyatakan layak oleh validator, yaitu Motif Sasana Panen Rasa, Motif Terong, Motif Laskar Urang, dan Motif Parang Urang, yang memiliki keterbacaan motif baik, konsistensi hasil cap, serta sesuai dengan identitas lokal Sidoarjo. Penelitian ini mengembangkan motif batik cap yang disesuaikan dengan karakteristik teknis produksi berpotensi mendukung efisiensi dan keberlangsungan pengembangan batik cap di Industri Batik Muhammad Salam Sidoarjo.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Djelantik, A. (2004). Estetika. Bandung: Bandung Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Foursquare. (2023). Monumen Jayandaru. Diambil kembali dari Foursquare: id.Foursquare.com.

Kartika, D. S., & Perwira, N. G. (2004). Pengantar Estetika. Bandung: Rekayasa Sains.

Novitasari, Indah. 2016. "Pengembangan Desain Motif di Usaha Batik Manggur di kabupaten Probolinggo". Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: Seni Rupa FBS UNESA.

Nugroho, S. A., Rudjiono, D., & Rahmadhika, F. (2021). Perancangan Identitas Perusahaan dalam Bentuk Stationery Desain di Rumah Kreasi Grafika. Jurnal Ilmiah Komputer Grafis, 48 - 57.

Oemar AB, Eko. (2006). Desain Dua Matra. Surabaya: Unesa University Press.

Poespowardojo, K. S. (1985). Sekitar Manusia: Bunga Rantai Tentang Filsafat Manusia. Jakarta: Gramedia.

Sachari, Agus. (2000). Tinjauan Desain. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Shanti, Utari Anggita. 2016. "Pengembangan Motif Batik Di UD. Batik Satrio Manah Kabupaten Tulungagung". Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: Seni Rupa FBS UNESA.

Sogono, Dendy. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT (Persero) Penerbitan dan Percetakan Balai Pustaka.

Sugiono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alphabet.

Susanto, Sewan. (2018). Seni Batik Indonesia. Yogyakarta: Andi.

Trianto. (2011). Desain Pembangan Pembelajaran Tematik. Batu Bara:Kencana.

Unknown. (2012, juni 4). Menggambar Pola Batik. Diambil kembali dari Guru Batik.blog: parasakti7970.blogspot.com

Vilaruka, D., & Mutmainah, S. (2022). Uji Coba Pembuatan Canting Cap Batik Dengan Menggunakan Berbagai Macam Kertas. Jurnal Seni Rupa, Vol. 10 No. 1, 85-96.

Wulandari, A. (2011). Batik Nusantara: Makna Filosofis, Cara Pembuatan dan Industri batik . Yogyakarta: Andi.

Downloads

Published

2026-01-26
Abstract views: 16 , PDF Downloads: 7