PENERAPAN WARNA MONOKROMATIK PADA MEDIA WAYANG DUPLEK OLEH SISWA KELAS VIII B SMPN 58 SURABAYA
Keywords:
Wayang Duplek, Monokromatik, Media Pembelajaran, Seni Rupa, BudayaAbstract
Penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi di SMP Negeri 58 Surabaya menyebabkan sebagian peserta didik mengalami kesulitan memahami konsep warna monokromatik. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan media wayang duplex sebagai sarana pembelajaran sekaligus upaya mengenalkan budaya wayang kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persiapan, proses, hasil, serta respons guru dan siswa terhadap penerapan warna monokromatik pada media wayang duplex di kelas VIII-B SMP Negeri 58 Surabaya. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi, serta penilaian proses dan hasil karya. Instrumen penilaian pada penelitian ini meliputi penilaian proses dan penilaian hasil karya. Hasil penelitian divaliditas menggunakan triangulasi. Persiapan dilakukan dengan menyiapkan media dan modul ajar. Proses penerapan dilaksanakan dalam tiga pertemuan yang mencakup penyampaian materi, pembuatan pola, pewarnaan, penerapan warna monokromatik, hingga finishing karya. Hasil penilaian proses menunjukkan 4 kelompok memperoleh kategori sangat baik dan 6 kelompok memperoleh kategori baik. Sementara itu, hasil penilaian karya menunjukkan 3 kelompok memperoleh kategori sangat baik dan 7 kelompok memperoleh kategori baik. Respon guru dan siswa terhadap penerapan media wayang dupleks sangat positif karena media ini membantu peserta didik memahami konsep warna monokromatik, meningkatkan keterampilan berkarya, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya wayang.
Downloads
References
Alfaqi, M. Z. 2022. “Eksistensi dan Problematika Pelestarian Wayang Kulit pada Generasi Muda Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri”. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS), Vol. 5 No. 2, pp. 119–128. https://doi.org/10.17977/um022v5i2p119 -128
Ambrose, G., & Harris, P. 2005. Basics Design 05: Colour. Switzerland: A V A Publishing. https://doi.org/10.5040/9781350096417
Haryono, W. 1981. Wayang Purwa: Sejarah dan Fungsinya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulyono, S. 1989. Simbolisme dan Mistikisme dalam Wayang. Jakarta: CV Haji Masagung.
Nur, L. 2021. Belajar dan Pembelajaran bagi Peserta Didik di Masa Pandemic Sekarang Ini. Diunduh pada Tanggal 1 Juli 2026, dari https://doi.org/10.5281/zenodo.4715674
Sudrajat, A. 2009. “Tujuan Pembelajaran”. Diunduh pada Tanggal 1 Juli 2026, dari https://akhmadsudrajat.wordpress.com
Sudjana, N. 2014. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sunarto. 2004. Wayang Kulit Gaya Yogyakarta: Bentuk dan Ceritanya (Edisi revisi). Yogyakarta: Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kantor Perwakilan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sutopo. 2017. Aplikasi Teknik Sungging Wayang pada Kaca sebagai Salah Satu Pengembangan Produk Kriya (Studi Eksperimentasi Teknik, Alat dan Bahan) (Laporan Penelitian Aplikasi). Surakarta: Institut Seni Indonesia Surakarta. Diunduh pada Tanggal 2 Mei 2024, dari https://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/3420/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 1
