AIR DRY CLAY SEBAGAI BAHAN BERKARYA HIASAN DINDING BERTEMA BUNGA TELANG DI SMPN 2 BUDURAN SIDOARJO
Keywords:
air dry clay, bahan berkarya, bunga telang, pembelajaran seni rupa, SMP Negeri 2 BuduranAbstract
Pembelajaran seni rupa di sekolah diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang kreatif melalui pemanfaatan media dan bahan yang beragam. Namun, pembelajaran seni rupa masih didominasi penggunaan media dua dimensi sehingga air dry clay sebagai bahan berkarya belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran, hasil karya, dan tanggapan peserta didik terhadap penggunaan air dry clay dalam pembuatan hiasan dinding bertema bunga telang di SMP Negeri 2 Buduran, Sidoarjo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 30 peserta didik kelas VIII. Data diperoleh melalui observasi, penilaian karya, dokumentasi, angket, dan wawancara guru, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berlangsung sesuai tahapan yang direncanakan dan menghasilkan 30 karya hiasan dinding berukuran 22 × 22 cm. Nilai rata-rata karya sebesar 86,4 (kategori baik), terdiri atas 26,67% berkategori sangat baik (91–100), 60% berkategori baik (81–90), dan 13,33% berkategori cukup (71–80). Tanggapan peserta didik memperoleh persentase rata-rata 98,33% dengan kategori sangat positif, sedangkan guru memberikan tanggapan positif. Dengan demikian, air dry clay dapat menjadi alternatif bahan pembelajaran seni rupa untuk mendukung kreativitas, keterampilan berkarya, dan pengalaman belajar peserta didik.
Downloads
References
Abdussamad, J., Sopingi, I., Hi, S., Sy, M., Setiawan, B., & Sibua, N. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Mixed Methode: Buku Referensi.
Dea, A. R., & Sugito, S. (2024). Analisis Hasil Karya Seni Rupa Dua Dimensi Dengan Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Media Cetak Tinggi. Imajinasi: Pengetahuan, Seni, Dan 47-61.
Desi, S., & Jaya, I. (2021). Pengembangan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Membentuk Tanah Liat Di Taman Kanak- Kanak. Jurnal Kajian Anak (J- Sanak), 2(02), 76-88.
Fitriani Dirman, S. A. R. M. I. L. A. (2022). Kemampuan Membentuk Dengan Media Plastisin Peserta Didik Kelas Iv Sd Inpres Malengkeri Bertingkat Kota Makassar(Doctoral Dissertation, Fakultas Seni Dan Desain).
Harmay, H. (2019). Pembelajaran Karya Tiga Dimensi Dengan Media Clay Bagi Kelas Xii Mia 1 Sma Negeri 1 Soppeng (Doctoral
Dissertation, Fakultas Seni Dan Desain). Hasanah, U., & Erdansyah, F. (2020). Prinsip Seni Rupa Dalam Menggambar Ornamen Melayu. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 9(2), 444–450.
Solicha, R. A., & Hasibuan, R. (2022). Analisis Pengaruh Media Clay Terhadap Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini.Indonesian Journal Of Instructional Technology, 22-27.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Virgina, Y., & Mutmainah, S. (2024). Clay Tepung Sebagai Bahan Berkarya Seni Rupa 3d Peserta Didik Kelas X Sman 1 Gedeg Mojokerto. Vol. 12, No. 3, Jurnal Seni Rupa.
Yulianto, R. E. (2020). Pendidikan Seni Untuk Membentuk Manusia Ideal Pada Sekolah Umum. Imajinasi: Jurnal Seni, 14(1),17- 24.
Yuniar, R. H., & Umami, N. R. (2023). Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Smp Negeri 1 Rejotangan. Armada: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(8), 786-795.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 2
