PENGEMBANGAN BATIK MOTIF KHAS SENDANG DUWUR OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 LAMONGAN
Keywords:
pengembangan, motif, batik, sendang duwur, SMA Negeri 2 LamonganAbstract
Minimnya pengetahuan dan kurangnya minat generasi muda terhadap perkembangan batik, terutama motif batik khas Sendang Duwur melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perwujudan motif, proses, hasil, serta tanggapan pengrajin batik terhadap hasil pengembangan motif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian divalidasi melalui triangulasi teknik. Kegiatan penelitian dilakukan 8 kali pertemuan pada jam mata pelajaran seni budaya, dimulai dengan perkenalan, pemaparan tujuan penelitian dan pembelajaran terkait batik Sendang Duwur dengan media powerpoint. Proses pengembangan menghasilkan 6 kain jarit dengan kombinasi 2 motif utama yakni, motif gapura paduraksa, motif burung slempang dan motif tambahan bunga melati sulur. Keenam hasil karya siswa dinilai pengrajin dan menunjukkan bahwa pengembangan motif telah sesuai dengan karakteristik batik khas Sendang Duwur. Hasil nilai pengembangan desain batik dengan total 3.198 dengan rata-rata nilai 88,83, nilai proses pengembangan dengan total nilai 3.240 dengan rata-rata nilai 90, sedangkan hasil nilai karya batik dengan total nilai 3.330 dengan rata-rata 92,5. Hasil penelitian disimpulkan bahwa siswa mampu mengembangkan motif batik khas Sendang Duwur melalui tahap eksplorasi motif, perancangan desain batik, dan perwujudan rancangan desain pada kain.
Downloads
References
Ratyaningrum, F. (2016). Buku Ajar Batik. Sidoarjo: SatuKata Book@rt Publisher.
Ratyaningrum, F. (2017). Buku Ajar Kriya Tekstil. Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNESA Book@rt Publisher.
Perancangan media edukasi untuk mengenal perbedaan batik tulis, cap, kombinasi, dan printing. Canting Jurnal Batik Indonesia, 2(2), 27–39.
Arum, S., Sri, M., Putri, B., & Ratyaningrum, F. (2024). Pengembangan Motif Batik Lamongan Untuk Seragam Sekolah Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa Sma Negeri 1 Sekaran Lamongan. 12(3), 81–94.
Astuti, S. P ., & Hastuti, R. (2017). Identifikasi persentase printing, batik tulis dan batik cap di Blok VIP International Batik Center (IBC) Pekalongan. Jurnal Universitas Pekalongan.
Hanggarini, P . P ., & Kurnia, P . (2022). Pengembangan motif pada batik khas Blitar. Qualia: Jurnal Ilmiah Edukasi Seni Rupa dan Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 9(3), 251–264.
Khoiri, M., & Wahyuni, I. (2012). Desa Industri: Dinamika Pengusaha Batik Di Paciran Lamongan 1980-2012i. Jurnal Carita I, 2(1), 2023.
Masfufah, D., & Fardhani, A. Y . S. (2022). Pengembangan motif batik cap menggunakan konsep modular stamp pada produk fashion. Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 9(3), 251–264.
Nurcahyanti, D., & Affanti, T. B. (2018). Pengembangan desain batik kontemporer berbasis potensi daerah dan kearifan lokal. Jurnal Sosioteknologi, 17(3), 391–402.
Paramida, K. S., & Mutmainah, S. (2019). Pengembangan Motif Batik Pring Sedapur Di Kelompok Usaha Bersama Mukti Lestari Ds . Sidomukti, Plaosan, Magetan. Jurnal Seni Rupa, 7(4), 49–57.
Pradani, R. F., & Ratyaningrum, F. (2023). Pengembangan Motif Batik Khas Sukodono Oleh Siswa Kelas Xi Sma Al-Islam Krian. 11(4), 39–52.
Ramadhan, M. B. (2023). Menggali kearifan lokal: Perancangan motif batik modern berdasarkan relief ornamentasi Sendang Duwur Paciran Lamongan. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 29(4), 128–137.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 12
,
PDF Downloads: 4
