PERANCANGAN E-MODUL TEKNIK SKETSA BASAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI RUPA UNTUK SISWA KELAS XI-7 SMAN 13 SURABAYA
Keywords:
Media Pembelajaran, E-Modul, Sketsa Basah, Wayang Kulit, SMAN 13 SurabayaAbstract
Bahan ajar seni rupa di sekolah menengah atas umumnya masih bersifat umum dan teoretis, sehingga diperlukan media pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep, proses, dan efektivitas perancangan e-modul teknik sketsa basah figuratif wayang kulit Pandawa Lima sebagai media pembelajaran seni rupa bagi peserta didik kelas XI-7 SMAN 13 Surabaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Konsep e-modul dirancang bersifat interaktif, visual, sistematis, dan self-contained, disajikan dalam format PDF serta dapat diakses melalui platform Heyzine. Proses perancangan meliputi penyusunan struktur alur pembelajaran dan komponen materi, penyusunan tampilan visual, hingga validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 97,1% dari ahli materi dan 94,2% dari ahli media, keduanya berkategori sangat layak. Uji coba pada 25 peserta didik menghasilkan rata-rata nilai belajar 64,5, sedangkan hasil angket respon peserta didik mencapai 90,32% dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul teknik sketsa basah wayang kulit layak digunakan sebagai media pembelajaran seni rupa yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal.
Downloads
References
Alivia, Z. P., Wahyudin, W., & Nursalman, M. (2023). Pengembangan modul sebagai multimedia pembelajaran interaktif dengan model discovery learning untuk meningkatkan kognitif siswa. Digital Transformation Technology, 3(2), 618-628. https://doi.org/10.47709/digitech.v3i2.313 8
Anggoro, B. (2018). Wayang dan seni pertunjukan: Kajian sejarah perkembangan seni wayang di tanah Jawa sebagai seni pertunjukan dan dakwah. Juspi: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 2(2).
Aulia, A. N., Rahayu, T. H., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Pendidikan berbasis kearifan lokal: Menjaga tradisi dan membangun masa depan masyarakat Banjarmasin. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2035-2043. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.553
Fatma, M. T., Selaras, G. H., Fadilah, M., Fajrina, S., & Rahmi, F. O. (2025). Tinjauan literatur tentang penggunaan e-modul sebagai media pembelajaran biologi. Jurnal Bioshell, 14(2), 269-278.https://doi.org/10.56013/bio.v14i2.4845
Handayani, P., & Priyatno, A. (2024). Gajah Sumatera sebagai inspirasi penciptaan karya seni lukis dengan media cat air. Jurnal Seni Rupa, 2(9), 414-439.
Inayah Syar, N., Azizah, N., Supriatin, A., Yuliani, H., & Sari, M. P. (2022). Pemanfaatan media wayang kertas pada pembelajaran IPA di SDN-1 Basawang. Jurnal Pendidikan IPA, 1(2).
Nadzir, H. N. (2023). Pengembangan e-modul menggunakan model Hannafin and Peck pada mata pelajaran seni budaya. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 47- 55. https://doi.org/10.23887/jmt.v3i1.58570
Rosid, M. (2021). Analisis nilai-nilai karakter Islami pada penokohan wayang Pandawa Lima pada cerita Mahabarata (Skripsi, IAIN Purwokerto). www.iainpurwokerto.ac.id
Rustamana, A., Sahl, K. H., Ardianti, D., & Solihin, A. H. S. (2024). Penelitian dan pengembangan (Research & Development) dalam pendidikan. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(3), 60-69. https://doi.org/10.61132/bima.v2i3.1014
Salahuddin, A., Komar, S., & Nanda, D. W. (2023). Pengembangan media pembelajaran audio visual berbasis nilai karakter peserta didik muatan bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5.
Sumarni, S. (2019). Model penelitian dan pengembangan (R&D). Jurnal Ilmu Pendidikan, 4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 13
,
PDF Downloads: 2
