Manajemen Produksi Kanal Youtube Ravacana Films dalam Membangun Branding Rumah Produksi Independen di Era Digital

Main Article Content

Putri Nurrahma Maulidya
Tsuroyya

Abstract

Perkembangan media digital mengubah cara masyarakat mengkonsumsi karya audiovisual, sehingga mendorong rumah produksi independen memanfaatkan platform digital sebagai sarana distribusi sekaligus branding. Ravacana Films aktif menggunakan YouTube untuk mendistribusikan karya sekaligus membangun identitasnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran manajemen produksi kanal YouTube Ravacana Films dalam membangun branding rumah produksi independen di era digital. Guna menyelaraskan dengan judul, aktivitas branding dalam penelitian ini difokuskan secara spesifik pada pembentukan identitas merek (brand identity). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri dari sutradara, produser Ravacana Films, dan crew PMR dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen produksi Ravacana Films tidak hanya berfungsi mengelola proses produksi konten, tetapi secara kausalitas berkontribusi langsung dalam membentuk elemen identitas merek (brand identity) yang kuat. Keputusan manajemen dalam memitigasi risiko distribusi dan pendanaan, pengembangan konten yang konsisten mengangkat isu dan budaya lokal, serta pengelolaan organisasi secara kolektif melalui Program Magang Ravacana (PMR) menjadi pondasi utama yang membentuk karakteristik fisik, kepribadian, dan nilai budaya perusahaan. Strategi manajemen produksi tersebut berhasil membentuk citra dan identitas yang khas bagi Ravacana Films sebagai rumah produksi independen yang autentik di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Maulidya, P. N., & Tsuroyya. (2026). Manajemen Produksi Kanal Youtube Ravacana Films dalam Membangun Branding Rumah Produksi Independen di Era Digital. The Commercium, 10(3), 259–271. https://doi.org/10.26740/tc.v10i3.49716
Section
artikel

References

Agnes Z Yonathan. (2025). YouTube Rajai Platform Video Indonesia 2025. 23 Agustus 2025.

Ainiyah, N. (2025). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Produktivitas Organisasi. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(3), 1296–1310. https://doi.org/10.60036/jbm.619

Arda, F. (2025). YouGov: YouTube dan Instagram media sosial paling populer di Indonesia. Antara. https://www.antaranews.com/berita/5070233/yougov-youtube-dan-instagram-media-sosial-paling-populer-di-indonesia

Astari, A. R., Shilfa, I., Aulia, O. A., Hanafiah, T., & Purwanto, E. (2025). Strategi Branding Budaya dalam Media Digital oleh Pemerintah Daerah. Journal of Technology and System Information, 2(3), 12. https://doi.org/10.47134/jtsi.v2i3.4334

Firmansyah, Kurnia, S. S., Wiksana, W. A., & Fadhly, A. (2025). Risiko dalam Strategi Bisnis Ekonomi Kolaboratif pada Industri Media Online. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 33–42. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v5i1.7152

Iqbal, A. (2022). Nasib Industri Film Independen di Indonesia. Eventori. https://eventori.id/banyak-yang-gak-tau-begini-nasib-industri-film-independen-di-indonesia

Iswahyuningtyas, C. E., & Hidayat, M. F. (2021). Strategies and Challenges in Conventional and Digital Film Distribution and Exhibition in Indonesia. Jurnal Komunikasi, 13(1), 133. https://doi.org/10.24912/jk.v13i1.10033

Izra, N. S. N., & Nurudin, N. (2022). Strategi Komunikasi Konten Digital Akun Instagram @proud.project sebagai Media Storytelling bagi Millenial. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2220–2229. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.703

John W. Creswell, C. N. P. (2016). Qualitative Inquiry and Research Design. SAGE Publications.

Kapferer, J. (2008). the new strategic brand manajemen: creating and sustaining brand equily long trem. kogan page.

Mohd Pajri. (2024). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Era Digital. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 2(4), 226–236. https://doi.org/10.59024/jise.v2i4.1154

Muntaha, fakhri zuhdi. (2021). manajemen produksi inside the games pada official youtube “pss tv” sebagai upaya branding ps sleman 2019. Journal of Physical Therapy Science, 9(1), 17–23.

Noam, E. M. (2019). Media and digital manajement.

Pasaribu, M., Dewi, Y. R., & Oktaviani, W. (2024). Penggunaan Konten Youtube Sebagai Media Komunikasi Pemasaran Pada Brand Jakarta Uncensored. Jurnal Cyber PR, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.32509/cyberpr.v4i1.4220

Silalahi, W., & Kusumo, V. K. (2023). urgensi komunikasi di era digital terhadap pelestarian kearifan lokal di indonesia . Bahkan , melalui media komunikasi , berba. 1(1), 213–220.

Taufik, C. M., & Suryana, N. (2022). Media Strategy in Upholding the Truth in Post Truth Era. Jurnal Komunikasi Dan Bisnis, 10(2), 141–155. https://doi.org/10.46806/jkb.v10i2.900

Wiratama, A. (2023). Fitur pada Platform Digital Streaming Film Independen. Kompasiana.

Youtube. (2025). Ravacana Films. Youtube. https://www.youtube.com/@RavacanaFilms

Zahrani, I. P., Purwanto, E., Ardiyanti, N., Lusiyanti, S., & Riani, A. E. (2025). Media sebagai Alat Penguatan Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 2(3), 13. https://doi.org/10.47134/dkv.v2i3.4281