PENERAPAN PROGRAM PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DAN AKTIVASI EVENT UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS GALERI SENI (STUDI PADA NINE ART GALLERY SIDOARJO)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dipicu oleh lemahnya brand awareness Nine Art Gallery sebagai galeri seni menengah yang belum maksimal dalam mengelola komunikasi publik melalui platform media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi program manajemen media sosial dan pembuatan konten kreatif dalam memperkuat brand awareness Nine Art Gallery. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola galeri, tim media sosial, dan pengunjung; observasi aktif terhadap proses pembuatan konten; serta pengumpulan dokumen konten dan data analisis media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengelolaan media sosial melalui pembuatan konten kreatif yang terencana berhasil meningkatkan indikator media sosial secara signifikan: jangkauan meningkat 1.900% (dari 50 menjadi 1.000), impresi meningkat 5.971% (dari 56 menjadi 3.400), dan interaksi meningkat 11.466% (dari 3 menjadi 347). Konten yang paling berhasil adalah behind the scene, wawancara seniman, dan konten yang interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan program pengelolaan media sosial serta pembuatan konten kreatif yang terstruktur, konsisten, dan menarik terbukti efektif dalam membangun brand awareness bagi galeri seni. Penelitian ini menyarankan agar galeri seni tetap menjaga konsistensi konten, memperkuat hubungan antara konten digital dan acara fisik, serta melakukan evaluasi secara teratur berdasarkan data analitik.
Downloads
Article Details
References
Aaker, D. A. (2009). Managing brand
equity. simon and schuster.
Asril. (2025). Pengembangan Seni
Pertunjukan dan Seni Rupa di Kota
Dumai : 5458.
Ayu Permono Putri, G. (2022). Publikasi
Program Latar Art Space Melalui Media
Sosial. Institut Seni Indonesia
Yogyakarta.
Cresswell, J. (2013). Qualitative inquiry &
research design: Choosing among five
approaches.
Istina, D. (2023). Penjenamaan Griya Seni
Hj. Kustiyah Edhi Sunarso. Institut Seni
Indonesia Yogyakarta.
K Robert, Y. (2018). Case study research
and applications design and methods.
Lestari, M., Widodo, J., & Zulianto, M.
(2019). Strategi Komunikasi Pemasaran
Terpadu Gallery Batik Sisikmelik
Kabupaten Banyuwangi. Title. J Pendidik
Ekon, 13(2), 61–67.
Nugroho, B. B., & Naryoso, A. (2024).
Upaya Meningkatkan Brand Awareness
Artotel Gajahmada Melalui Brand
Attribute Seni Pada Segmentasi Generasi
Z Di Kota Semarang, Jawa Tengah
Sebagai Media Planner, Marketing,
Publikasi Dan Dokumentasi. Interaksi
Online, 13(1), 956–975.
Putri, W. D. (2015). Mewujudkan Brand
Experience Pengunjung Galeri Indonesia
Kaya Milik PT. Djarum melalui Tahapan
Hierarchy of Branding, Atribut Galeri,
dan Pertunjukan Seni. Bakrie University.