Komunikasi Pembangunan Partisipatif dalam Pengembangan Ekowisata Banyuurip Mangrove Center di Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik
Main Article Content
Abstract
Permasalahan yang sering terjadi dalam pembangunan daerah adalah rendahnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program, sehingga diperlukan pendekatan komunikasi yang mampu membangun partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses komunikasi pembangunan partisipatif Guy Bessette (2004) yang diterapkan oleh pemangku kepentingan Banyuurip Mangrove Center (BMC) dalam mendukung pengembangan ekowisata BMC, serta menganalisis bagaimana bentuk partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat desa Banyuurip pada setiap tahapan program pengembangan di BMC. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di kawasan Ekowisata Banyuurip Mangrove Center (BMC). Subjek penelitian meliputi Pemerintah Desa Banyuurip, Pokdarwis, Pokmaswas, pengelola Ekowisata, kelompok pelestari lingkungan, dan masyarakat lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model penjodohan pola ( pattern matching ) Robert. K. Yin, dengan cara membandingkan data empiris dengan asumsi teori yang kemudian menyimpulkan dan ketidaksesuaian temuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi secara informal dan penyampaian pesan berdasarkan kebutuhan lokal dinilai lebih efektif dalam mendorong keterlibatan pada setiap tahapan program pengembangan BMC. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan partisipatif berperan penting dalam memperkuat kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekowisata. Saran penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi pembangunan partisipatif perlu diperkuat melalui integrasi media tradisional dan digital, peningkatan literasi masyarakat digital, dan mampu menghasilkan rekomendasi aplikatif bagi pembangunan berbasis berbasis.
Downloads
Article Details
References
Abdul Chalik, Luluk Fikriyah, Sirajul Arifin. 2014. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peningkatan Kesejahtaraan Masyarakat Gresik Analisis Potensi Dan Sumber. http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/24065.
Bessette, Guy. 2004. Involving the Community A Guide to Participatory Development Communication. Southbound. http://www.southbound.com.my.
Cohen, John M, and Norman T Uphoff. 1980. “Participation ’ s Place in Rural Development : Seeking Clarity through Specificity.” World Development 8(3): 213–35.
Darmasetiadi, Doni, and Rufus Goang Swaradesy. 2026. “Komunikasi Partisipatif Dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Tradisi Sosial Budaya.” Social and Government 7(1): 32–49. doi:https://doi.org/10.55314/tsg.v7i1.1084.
Rinawati, Rini. 2006. “Komunikasi Dan Pembangunan Partisipatif.” Jurnal Komunikasi (56): 175–84. doi:10.29313/MEDIATOR.V7I2.1285.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. 19th ed. ALFABETA. https://eprints.poltekkesadisutjipto.ac.id/id/eprint/2786%0A.
Yin, R. K. 2014. Case Study Research Design and Methods. Vol. 5. ed. Vicki Knight. Sage Publication. doi:10.3138/cjpe.30.1.108.