REPRESENTASI SIMBOL PERLAWANAN ONE PIECE PADA DEMONSTRASI DI DPR DALAM FOTO PEMBERITAAN KOMPAS.COM (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan budaya populer Bendera Jolly Roger Kru Topi Jerami yang ramai digunakan sebagai instrumen politik oleh generasi muda selama Demonstrasi di depan Gedung DPR pada Agustus 2025. Portal media Kompas.com menjadi salah satu media yang rutin mempublikasi terkait kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur tanda visual dan verbal dikonstruksi oleh media serta bagaimana makna konotatif dan mitos yang ada dibalik pemberitaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model analisis semiotika Roland Barthes, khususnya pada sistem pemaknaan dua tahap (Two-Order of Signification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui jepretan foto yang dihadirkan, Kompas.com berhasil mengomunikasikan lima lapis makna konotatif dari bendera Jolly Roger di lapangan, yaitu, sebagai simbol penaklukan batas kekuasaan dan solidaritas cair, sebagai jembatan legitimasi gerakan demonstrasi lewat keterlibatan tokoh pemuda, sebagai media ekspresi nasionalisme kritis yang mempertemukan nilai kebangsaan dengan spirit kebebasan, sebagai representasi ketahanan epik sekaligus persilangan kelas bersama serikat buruh dan sebagai legitimasi barometer Gerakan mahasiswa UI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kompas.com memanfaatkan kekuatan gambar (image power) dari bendera Jolly Roger untuk merawat energi pergerakan rakyat agar tetap bergaung di lanskap digital nasional, sekaligus menunjukkan keberpihakan tersirat media terhadap nilai-nilai kebebasan dan demokrasi.
Downloads
Article Details
References
Wibisono, P., & Sari, Y. (2021). Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Film Bintang Ketjil Karya Wim Umboh Dan Misbach Yusa Bira. Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi, 7(1), 30-43.
Badaruddin, M. (2015). Analisis Semiotika Simbol Hiasan dan Bangunan Masjid Krapyak 1 Santren Gunungpring Magelang (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Romboni, D., & Indrayana, R. A. R. (2020). Analisis Semiotika Pada Cover Majalah Tempo Edisi Untung-Buntung Pandemi Periode 7 September–13 September 2020. no. SEPTEMBER.
GG, E. Y. (2018, October). Inovasi Budaya Visual Indonesia Beridentitas pada Era Globalisasi. In Seminar Nasional Seni dan Desain 2018 (pp. 174-179). State University of Surabaya.
Ilmi, H. B., & Islam, M. A. (2021). Analisis Semiotika terhadap Karya Fotografi Jurnalistik Media Musik Online Ronascent. Biz. BARIK, 2(1), 236-248.
Aqil, H. L., & Atmojo, D. P. (2025). Politik Simbolik dan Resistensi Kultural Anak Muda Menjelang HUT ke-80 RI: Analisis Wacana Pengibaran Bendera One Piece. Jurnal Nawala Politika, 3(2), 79-98.
Irmawanti, I., & Ramadhan, M. R. (2025). BENDERA JOLLY ROGER TOPI JERAMI SEBAGAI SIMBOL KRITIK SOSIAL DI INSTAGRAM DALAM PERSPEKTIF BARTHES. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi, 10(4), 937-954.
Subiakto, H., & Ida, R. (2017). Penggunaan internet dan budaya populer dalam kampanye politik di Indonesia. Masyarakat Telematika Dan Informasi, 7(2), 145-156.
Rosidi, I., & Khotimah, K. (2018). Budaya Populer dalam Politik di Indonesia. AlUlum: Jurnal Studi Islam, 18(1), 209-230.
Rio, A. O. (2017). Kajian Budaya Visual Dalam Ilmu Komunikasi: Posisi Dan Metode Penelitian. Sociae Polites, 195-206.
Hendro, E. P. (2020). Simbol: Arti, fungsi, dan implikasi metodologisnya. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 3(2), 158165.
Wiryany, D., & Pratami, T. V. (2019).Kekuatan Media Baru Youtube Dalam Membentuk Budaya Populer. ArtComm: Jurnal Komunikasi Dan Desain, 2(02), 25-30.
Audina, D. N. (2025). Studi Semiotika Charles Sanders Peirce pada Kompas TV dalam Pemberitaan Efisiensi Dana Kabinet Prabowo. Jurnal Audiens, 6(2), 332-342.