KONSTRUKSI WACANA KEBERLANJUTAN DALAM KAMPANYE UPCYCLING INDUSTRI MUSIK DI AKUN INSTAGRAM @MATTERS.PROJECT

Main Article Content

Intan Della Puspita
Ade Firmannandya

Abstract

Tingginya volume limbah yang dihasilkan dalam penyelenggaraan
konser musik massal mendorong aktor-aktor industri hiburan untuk
memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye keberlanjutan dan
edukasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
konstruksi wacana keberlanjutan yang dibangun melalui kampanye
upcycling pada akun Instagram @matters.project selama rangkaian konser
tur Feast "Membangun & Menghancurkan". Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, serta metode
analisis wacana Teun A. van Dijk yang berfokus pada dimensi teks
mencakup struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro pada teks
kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @matters.project
mengonstruksi wacana keberlanjutan melalui penggabungan strategi
tekstual dan visual yang mencakup narasi transformasi limbah menjadi

produk bernilai, legitimasi melalui data dan kolaborasi, framing industri
musik sebagai agen solusi, serta pelibatan audiens sebagai partisipan dalam
praktik keberlanjutan. Konstruksi tersebut membentuk realitas sosial yang
memaknai keberlanjutan sebagai praktik pengolahan kreatif limbah pasca
konser. Pada akhirnya, kampanye ini menunjukkan bahwa media sosial
tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan keberlanjutan, tetapi juga
berperan dalam membentuk representasi realitas yang lebih ditonjolkan
serta memengaruhi cara audiens memahami isu tersebut.
Kata Kunci: Konstruksi Wacana, Kampanye Keberlanjutan, Upcycling,
Industri Musik, Teun A. van Dijk.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Della Puspita, I., & Firmannandya, A. (2026). KONSTRUKSI WACANA KEBERLANJUTAN DALAM KAMPANYE UPCYCLING INDUSTRI MUSIK DI AKUN INSTAGRAM @MATTERS.PROJECT. The Commercium, 10(3), 347–359. https://doi.org/10.26740/tc.v10i3.81315
Section
artikel

References

Alif, M., Hanief, L., & Astuty, S. (2024). Environmental campaign on the zerowaste.id Instagram account to educate the community.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The social construction of reality.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design.

Irhas, & Reni. (2025). Sosial media dan kesadaran lingkungan: Pengaruh kampanye digital terhadap perilaku ramah lingkungan. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 4, 315–321. https://doi.org/10.55681/seikat.v4i1.1633

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Laporan nasional pengelolaan sampah 2021. https://sipsn.kemenlh.go.id/sipsn/

Nugrani, S. S., Pranata, R. T. H., & Cholagi, F. F. (2025). Analisis konten media sosial Instagram dalam meningkatkan engagement pada akun Cinemagenda (@Linikini_Id). Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi, 11(2), 199–214. https://doi.org/10.32509/dinamika.v11i2.5387

Setiawan, B., Saddhono, K., Rohmadi, M., Aditya, M., & Wardana, W. (2024). Critical discourse analysis: Advice via Instagram social media regional heads in the use of technology in public education. 26(1), 326–334. https://doi.org/10.21009/JTP2001.6

Sulisti, E. M. (2021). Analisis wacana kampanye sosial Pulih Bersama di Instagram.

Syafuddin, K. (2025). Dynamics of environmental issues in Indonesia: Critical discourse analysis of the #perubahaniklim digital campaign through TikTok. Mediakita, 9(1), 1–20. https://doi.org/10.30762/mediakita.v9i1.2752

Terra dos Santos, L. C., Frimaio, A., Giannetti, B. F., Agostinho, F., Liu, G., & Almeida, C. M. V. B. (2023). Integrating environmental, social, and economic dimensions to monitor sustainability in the G20 countries. Sustainability (Switzerland), 15(8). https://doi.org/10.3390/su15086502

Varendy, V. F. (2021). Fenomena trending topic di Twitter (Analisis wacana Van Dijk tweet #BTSLoveMyself).