Adaptasi Media Musik Homeless Surabaya terhadap Perubahan Pola Konsumsi Media melalui Instagram Reels sebagai Kanal Distribusi Informasi Musik
Main Article Content
Abstract
Fenomena platformization dan dinamika attention economy telah mengubah lanskap industri media, melahirkan model homeless media yang beroperasi sepenuhnya menumpang pada ekosistem media sosial global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi dan eksistensi homeless media musik independen di Kota Surabaya di tengah dominasi logika media sosial. Surabaya dipilih sebagai lokus penelitian karena merepresentasikan karakteristik secondary city dengan dinamika subkultur musik yang dinamis namun memiliki keterbatasan infrastruktur konglomerasi media nasional. Menggunakan Teori Niche Media dari John Dimmick, penelitian ini membedah pemanfaatan sumber daya media berdasarkan tiga dimensi relung: niche breadth (keluasan relung), niche overlap (tumpang tindih relung), dan competitive superiority (keunggulan kompetitif). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode analisis komparatif lintas kasus pada enam homeless media musik di Surabaya, yaitu Arbiter, Asoy Media, Dilarang Duduk, Folkslokal, Note For Note, dan Rockin Verse. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pengelola media serta observasi konten digital. Hasil penelitian diharapkan dapat merumuskan sebuah tipologi model adaptasi homeless media dalam memenangkan persaingan memperebutkan atensi audiens, sekaligus memberikan kontribusi teoretis pada kajian ekonomi politik media digital di wilayah secondary cities.
Downloads
Article Details
References
Aji, D. (2020) Rahasia Copywriting: Hook, Story, Offer. Medium.
Azzahra, M. J., & Masitoh, S. (2025). HOMELESS MEDIA SEBAGAI SARANA INFORMASI DI INSTAGRAM: PREFERENSI GENERASI Z DALAM PEMILIHANNYA. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(1), 44-56.
Castells, M. (2007). Communication, power and counter-power in the network society. International journal of communication, 1, 29-29.
Celis Bueno, C. (2017). The attention economy: Labour, time, and power in cognitive capitalism. Rowman & Littlefield International.
Davenport, T. H., & Beck, J. C. (2001). The Attention Economy: Understanding the New Currency of Business. Harvard Business Press.
Hoskins, A. (2016). Media, memory, metaphor: Remembering and the connective turn. In Transcultural memory (pp. 32-44). Routledge.
Huberman, A. M. M. B. (2014). Qualitative data analysis a methods sourcebook.
Kemp, S. (2025). Digital 2025: Global Overview Report. DataReportal
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nancy Baym, N. K. (2022). Playing to the Crowd: Musicians, Audiences, and the Intimate Work of Connection (Updated Edition). New York: New York University Press.
Nugroho, D. C., Yani, A. R., & Widyasari, W. (2026). Desain Buku Visual tentang Sejarah Label Rekaman Independen dalam Komunitas Musik Alternatif di Surabaya. ArtComm: Jurnal Komunikasi dan Desain, 9(1), 8-18.
Van Dijk, J. (2018). The network society. Sage Publications.