The Audience Reception of Feminine Men in the Film and Web Series *Cek Toko Sebelah*
Main Article Content
Abstract
Media populer Indonesia masih kerap menampilkan laki-laki feminin sebagai sumber humor melalui stereotip gender. Penelitian ini menganalisis resepsi khalayak terhadap representasi laki-laki feminin melalui karakter Naryo dalam film dan web series Cek Toko Sebelah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi berdasarkan model encoding-decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap enam informan yang dipilih secara purposif berdasarkan pengalaman menonton serta keberagaman latar sosial dan kedekatan dengan isu gender. Preferred reading objek menempatkan ekspresi feminin Naryo melalui gestur, intonasi, interaksi, dan kontak fisik sebagai objek komedi yang wajar dalam narasi hiburan. Hasil penelitian menunjukkan tiga informan berada pada posisi dominan-hegemoni dengan menerima Naryo sebagai representasi yang wajar, humor sebagai konstruksi komedi, dan kehadirannya sebagai bentuk normalisasi laki-laki feminin. Tiga informan berada pada posisi negosiasi dengan menerima karakter tersebut sebagai hiburan, tetapi memberi batas berdasarkan norma, nilai, kenyamanan, serta konteks penyajian. Pembacaan oposisi muncul pada aspek tertentu, terutama kritik terhadap autentisitas pemeran dan humor fisik yang bertumpu pada penyimpangan norma gender. Temuan menegaskan bahwa resepsi tidak tunggal; seorang informan dapat menempati posisi berbeda terhadap aspek representasi yang berbeda, sesuai frame of reference dan field of experience masing-masing.
Downloads
Article Details
References
Adam, R. (2022). Dampak pergeseran tayangan film di Indonesia terhadap audiens: Studi kasus pergeseran tayangan film bioskop menjadi format web series di media online pada masyarakat Kota Kediri. Institut Agama Islam Tribakti.
Alfathoni, M. A. M., & Manesah, D. (2020). Pengantar teori film. Deepublish.
Amelia, C., Warouw, D. M. D., & Waleleng, G. J. (2021). Pesan moral pada film Cek Toko Sebelah: Analisis semiotika John Fiske. Acta Diurna Komunikasi, 3(4).
Beynon, J. (2001). Masculinities and culture. Open University Press.
Butler, J. (2002). Gender trouble. Routledge.
Connell, R. W. (2020). Masculinities. Routledge.
Connell, R. W., & Messerschmidt, J. W. (2005). Hegemonic masculinity: Rethinking the concept. Gender & Society, 19(6), 829-859.
Gauntlett, D. (2008). Media, gender and identity: An introduction. Routledge.
Hall, S. (1980). Encoding/decoding. In S. Hall et al. (Eds.), Culture, media, language. Hutchinson.
Hegarty, B. (2022). The made-up state. Cornell University Press.
Hennefeld, M. (2022). The problem of film comedy in the twenty-first century. New Review of Film and Television Studies, 20(1), 101-118.
Irawati, L., & Sutarso, J. (2023). Analisis resepsi khalayak terhadap tampilan talent laki-laki Keanu Agl #Rambutcapek dalam iklan produk Pantene. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Khavifah, N., Lubis, F. O., & Oxcygentri, O. (2022). Konstruksi sosial stereotip laki-laki feminin: Studi kasus pada laki-laki feminin di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(22), 510-518.
Mittell, J. (2017). Narrative theory and adaptation. Bloomsbury.
Monaco, J. (2009). How to read a film: Movies, media, and beyond. Oxford University Press.
Morley, D. (2003). Television, audiences and cultural studies. Routledge.
Naufal, M., & Adim, A. K. (2023). Representasi nilai keluarga Tionghoa dalam film Cek Toko Sebelah: Analisis semiotika Roland Barthes. eProceedings of Management, 10(3), 1759-1773.
Neale, S., & Krutnik, F. (2006). Popular film and television comedy. Routledge.
Ngai, S. (2017). Theory of the gimmick. Critical Inquiry, 43(2), 466-505.
Nuranie, S., & Fitri, S. (2020). Studi kasus kekerasan emosional pada laki-laki muda feminin. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 9(1), 79-93.
Santy, R. D., & Anwar, D. (2021). Web series as digital brand. International Journal of Research and Applied Technology, 1(2), 31-36.
Veatch, T. C. (1998). A theory of humor. Humor, 11(2), 161-215.
Wijaya, R., & Sukendro, G. G. (2021). Representasi feminitas pada tokoh Juno dalam film Kucumbu Tubuh Indahku. Koneksi, 5(2), 295-301.