Strategi Adaptasi Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Indonesia Dalam Menghadapi Keanekaragaman Budaya Di Universiti Utara Malaysia

Main Article Content

Reyhana Putri Wiedaningtyas
Muhammad Hilmy Aziz

Abstract

Keberagaman budaya dalam pendidikan internasional menuntut mahasiswa mampu beradaptasi dengan perbedaan bahasa, nilai, dan pola komunikasi di negara tujuan. Universiti Utara Malaysia (UUM) sebagai kampus multikultural menjadi ruang interaksi antarbudaya bagi mahasiswa dari berbagai negara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi adaptasi komunikasi antarbudaya mahasiswa Indonesia serta menganalisisnya berdasarkan tahapan stress–adaptation–growth pada program pertukaran pelajar semester kedua tahun 2024/2025 di UUM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi hermeneutik Gadamer. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman (2014), sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi berlangsung sesuai Teori Adaptasi Lintas Budaya Young Yun Kim (2001). Pada tahap stress, mahasiswa menghadapi hambatan bahasa, perbedaan norma budaya, dan kesalahpahaman komunikasi. Pada tahap adaptation, mereka menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa penghubung, membangun relasi lintas budaya, mempelajari budaya lokal, serta aktif dalam kegiatan akademik dan sosial. Pada tahap growth, mahasiswa mengalami peningkatan kompetensi komunikasi antarbudaya, kepercayaan diri, toleransi, dan kemampuan berinteraksi dalam lingkungan multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi komunikasi antarbudaya tidak hanya mendukung penyesuaian diri di lingkungan baru, tetapi juga mengembangkan kompetensi komunikasi yang bermanfaat bagi kehidupan akademik dan profesional.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wiedaningtyas, R. P., & Aziz, M. H. (2026). Strategi Adaptasi Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Indonesia Dalam Menghadapi Keanekaragaman Budaya Di Universiti Utara Malaysia. The Commercium, 10(3), 1162–1170. https://doi.org/10.26740/tc.v10i3.81488
Section
artikel

References

Badri, R. A. R., Karimah, K. El, & Sunarya, Y. D. R. (2024). Adaptasi Lintas Budaya Mahasiswa Indonesia di Lingkungan Perguruan Tinggi Taiwan. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(4), 1–15. https://doi.org/10.62383/filosofi.v1i4.257

Gadamer, H.-G. (1975). Truth and Method. Sheed & Ward.

Kim, Y. Y. (2001). Becoming intercultural: An integrative theory of communication and cross-cultural adaptation. SAGE Publications.

Mardhiyyah, Ahmat, M. A. H., Ardha, B., & Said, A.-M. B. A. (2022). Intercultural communication competence: A case study of international students’ intercultural intelligence in Malaysia. Bricolage: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 8(1), 17–28. https://doi.org/10.30813/bricolage.v8i1.2542

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Milyane, T. M., Dewi, N. P. S., Yusanto, Y., Putra, A. E., Natasari, N., Meisyaroh, S., Nofiasari, W., Haerany, A., Fitriyah, N., Subandi, Y., Rakhman, C. U., Framanik, N. A., Putri, D. M., Rizkia, N. D., & Mustika, A. (2023). Komunikasi Antarbudaya (A. Masruroh (ed.)). Widina Media Utama.

Safhirah, R. N. R., & Misnawati, D. (2024). Komunikasi Antar Budaya Pertukaran Pelajar Universitas Binadarma Palembang dan University Selangor Malaysia. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(5), 2721–2731. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i5.1800

Safitri, D. G. L., Adhe, K. R., Widayanti, M. D., Nashirah, S. Z., & Wisnain, I. (2025). Meningkatkan Kompetensi Global melalui Mobilitas Internasional Mahasiswa. Prosiding Seminar Nasional Mobilitas Akademik, 2(1), 1–14.