Produksi Program Feature “UMKM Bercerita” di YouTube Radar Blitar TV
Main Article Content
Abstract
Proyek produksi program feature UMKM Bercerita di YouTube Radar Blitar TV merupakan program pengembangan sebagai bentuk variasi digitalisasi media konvensional. Demi tetap bisa mempertahankan eksistensi media lokal, Radar Blitar menciptakan sebuah program bertemakan UMKM yang dikemas dalam bentuk tayangan feature untuk ditayangkan dan dapat dikonsumsi oleh audiens secara luas. Proyek ini memiliki ide konsep pengembangan berupa Cerita UMKM Berbasis Insight yang dilakukan dengan melakukan produksi tiga konten feature bertemakan UMKM selama satu bulan pada bulan Mei 2026. Konten ini berdurasikan 10-15 menit pada setiap episodenya. Dalam proses produksinya, produser dibantu oleh anggota tim yang terdiri dari kameramen, editor, dan operator drone. Performa pada setiap konten yang telah tayang pada YouTube Radar Blitar TV menunjukkan hasil yang baik, mencakup dari jumlah tayangan, jumlah suka, komentar, hingga waktu tayang konten. Hasil proyek ini menunjukkan bahwa proses produksi media digital dengan media konvensional memiliki ciri khas yang berbeda, mulai dari proses dan alat produksi yang ringkas, serta adanya optimasi YouTube yang disesuaikan dengan karakter platform digital.
Downloads
Article Details
References
Al Anshori, L. H. (2020). Adaptasi Televisi Lokal Di Era Konvergensi (Studi Kasus Manajemen Penyiaran Pada Sakti Tv Madiun Jawa Timur). The Commercium, 2(2).
Aminuddin, A. T. (2020). Konvergensi Media Surat Kabar Harian Lokal Jateng Pos. Jurnal Kajian Jurnalisme, 3(2), 137-152.
Awanila, L. R. (2021). How Constructive Journalism Helps the Small and Medium Enterprises. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(2), 138-148.
Fachruddin, A. (2017). Dasar-dasar produksi televisi: Produksi berita, feature, laporan investigasi, dokumenter dan teknik editing. Jakarta: Kencana.
Gesti, E. K. (2018). Pembuatan Video Panduan Layanan Perpustakaan di Perpustakaan Universitas Andalas. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan Dan Kearsipan, 7(1), 40-46.
Jean Burgess, J. G. (2009). YouTube: Online Video and Participatory Culture. Cambridge: Polity Press.
Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York: NYU Press.
Jirestiany, E., & Muhsin, H. (2022). Analisis strategi manajemen Kresna TV dalam upaya mempertahankan eksistensi program acara konten lokal. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 1(1), 1-9.
Khoolidah, U. (2024). Eksistensi Media Lokal di Era Digital (Studi Manajemen Majalah Banyumasan ANCAS) .
Leksmana, A. M. (2020). Geliat Konvergensi Media Cetak Lokal. Commed Jurnal Komunikasi dan Media, 5(1), 15-33.
Prayogi, R., Sjafirah, N. A., & Dewi, R. (2020). Transformasi media cetak ke media digital di Indonesia: Studi kasus media lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi, 145-158.
Social, W. A., & Meltwater. (2024). Digital 2024: Indonesia. London: DataReportal.
Usman, N. (2025). Wawancara dengan Kepala Biro Radar Blitar [Komunikasi pribadi]. (D. Umu, Pewawancara)