Analisis Respon Komunikasi Krisis Gold Medalist pada Skandal Kim Soo Hyun dalam Pemberitaan Media Online IDN Times dan Kpop Chart

Main Article Content

Syafira Chusnaini Bahar
Hasna Nur Lina

Abstract

Skandal yang melibatkan aktor Korea Selatan bernama Kim Soo Hyun menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian luas dari publik dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon komunikasi krisis Gold Medalist dalam menangani skandal Kim Soo Hyun berdasarkan pemberitaan media online IDN Times dan Kpop Chart. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi deskriptif berdasarkan sepuluh kategori respons krisis dalam Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Sampel penelitian terdiri dari 55 artikel berita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji reliabilitas antarcoder menggunakan rumus Holsti memperoleh koefisien sebesar 0,8 yang menunjukkan instrumen penelitian reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gold Medalist menggunakan sembilan dari sepuluh kategori SCCT, dengan klaster Deny pada kategori Attack the Accuser dan Denial sebagai strategi yang paling dominan, diikuti Diminish, sedangkan Rebuild digunakan dalam proporsi yang lebih kecil. Selain itu, diseminasi respon krisis menunjukkan adanya perbedaan antara respon yang diterapkan Gold Medalist dengan strategi yang direkomendasikan oleh SCCT.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Chusnaini Bahar, S., & Nur Lina, H. (2026). Analisis Respon Komunikasi Krisis Gold Medalist pada Skandal Kim Soo Hyun dalam Pemberitaan Media Online IDN Times dan Kpop Chart. The Commercium, 10(3), 1353–1360. https://doi.org/10.26740/tc.v10i3.81958
Section
artikel

References

Ayuniantari, N. P., Fajarini, E. S., & Saptanti, E. I. (2021). Analisis Komunikasi Krisis YG Entertainment dalam Kasus Burning Sun. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(6), 2946. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i6.1522

Azqiya, N. V., Hadylaya, M. H., & Siregar, N. A. (2023). Analisis Isi Kecenderungan Pemberitaan Tragedi Kanjuruhan pada Portal Berita di Indonesia. Jurnal Riset Komunikasi.

CNN Indonesia. (2025). Netizen Tak Percaya Air Mata Kim Soo-hyun: Masuk Penjara Saja! Diakses dari cnnindonesia.com.

Coombs, W. T. (2007). Protecting Organization Reputations During a Crisis: The Development and Application of Situational Crisis Communication Theory. Journal of Department of Communication Studies.

Coombs, W. T., & Holladay, S. J. (2005). An Exploratory Study of Stakeholder Emotions: Affect and Crises. Research on Emotion in Organizations.

Eriyanto. (2011). Analisis Isi: Pengantar Metodologi untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Prenadamedia Group.

Fadhilla, Y. D., & Chasana, R. R. B. (2024). Respon Pemerintah terkait Polusi DKI Jakarta pada Media Online (Analisis SCCT pada Pemberitaan Media Online Kompas dan Kumparan). http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/125710

Febrianti, N. P., Ahmad, Z., Osman, S., & Rohmah, A. N. (2023). The K-Pop Fans Perception Over a Cancel Culture Phenomenon. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 7(1).

Kpop Chart. (2025). Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron Menjalin Hubungan Sejak 2019, Pernyataan Resmi Gold Medalist Membantah Hubungan di Bawah Umur Sang Aktor. kpopchart.net.

Kpop Chart. (2025). Reaksi Internasional atas Skandal Kim Soo Hyun, dari Pemutusan Kontrak hingga Penghapusan Iklan. kpopchart.net.

Saputri, W. (2013). Analisis Isi Pemberitaan Eksekusi Mati Mary Jane Fiesta Veloso di Tempo.co. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sari, P. F. (2022). Analisis Isi Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual terhadap Perempuan di Sindonews.com.

Shim, D. (2006). Hybridity and the Rise of Korean Popular Culture in Asia. Media, Culture and Society, 28.

Zalzabilla, Z., & Chasana, R. R. B. (2024). Strategi Respon Krisis Pemerintah dan Kementerian Lembaga terkait (BAPANAS dan Perum Bulog) Mengenai Kenaikan Harga Beras Tahun 2024. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/125710