Pengaruh Terpaan Sinetron Asmara Gen Z Terhadap Persepsi Komunikasi Empatik Pada Generasi Z
Main Article Content
Abstract
Media massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga berperan dalam membentuk persepsi individu terhadap realitas sosial. Sinetron Asmara Gen Z merupakan salah satu tayangan yang banyak dikonsumsi Generasi Z dan mengangkat berbagai dinamika kehidupan remaja yang sarat dengan nilai emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terpaan sinetron Asmara Gen Z terhadap persepsi komunikasi empatik pada Generasi Z berdasarkan Teori Kultivasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 117 responden Generasi Z yang pernah menonton Asmara Gen Z. Variabel terpaan sinetron diukur melalui dimensi frekuensi, durasi, dan atensi, sedangkan persepsi komunikasi empatik diukur berdasarkan konsep Carl R. Rogers yang meliputi empathic understanding, congruence, dan unconditional positive regard. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan sinetron berada pada kategori tinggi (61,5%) dan persepsi komunikasi empatik juga berada pada kategori tinggi (70,9%). Uji regresi menunjukkan bahwa terpaan sinetron Asmara Gen Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi komunikasi empatik (Sig. = 0,000; t = 15,490 > 1,657). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,676 menunjukkan bahwa 67,6% variasi persepsi komunikasi empatik dapat dijelaskan oleh terpaan sinetron, sedangkan 32,4% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi terpaan terhadap Asmara Gen Z, semakin tinggi pula persepsi komunikasi empatik pada Generasi Z.
Downloads
Article Details
References
Afifky, A., Pratiwi, D., & Kusuma, R. (2025). Dampak sosial media terhadap keterampilan sosial dan emosional Generasi Z. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia.
APJII. (2025). Profil Internet Indonesia 2025. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2014). Komunikasi massa: Suatu pengantar (Edisi revisi). Simbiosa Rekatama Media.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik komunikasi dan informasi 2021. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id
Fadli, M. R., & Pujiyono, A. (2020). Pengaruh program FTV Suara Hati Istri di Indosiar terhadap komunikasi suami istri. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(2), 145–158.
Farida, N., Rahmawati, I., & Hidayat, A. (2021). Pengaruh kecanduan gadget terhadap perilaku individualis pada remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 123–135.
Fatiha, S., & Sari, M. (2025). Film sebagai alat pembelajaran untuk meningkatkan empati dan kepekaan sosial pada mahasiswa psikologi. Jurnal Pendidikan Psikologi, 12(1), 45–58.
Febreza, A., & Juanaidi, J. (2022). Social media fatigue dan hubungannya dengan regulasi emosi serta perilaku agresif pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 20(1), 45–58.
Febriani, R., Wijaya, H., & Santoso, B. (2025). Dampak psikologis penggunaan teknologi digital pada remaja: Identitas diri, regulasi emosi, dan hubungan interpersonal. Jurnal Psikologi Perkembangan Indonesia.
Gerbner, G. (1980). Living with television: The dynamics of the cultivation process. In J. H. Friedland (Ed.), Perspectives on media effects (pp. 17–40). University of Chicago Press.
Hamdani, A. (2021). Pengaruh tayangan televisi terhadap pola komunikasi pasangan usia muda dalam rumah tangga. Jurnal Psikologi Keluarga Indonesia, 8(1), 34–49.
Haqiqi, A., Nurhadi, I., & Pratama, Y. (2024). Dampak penggunaan gadget berlebihan terhadap interaksi tatap muka dan keterampilan sosial mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Psikologi, 12(1), 67–80.
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nielsen. (2023). Indonesia television audience report 2023. Nielsen Indonesia.
Nurgiyantoro, B., Gunawan, & Marzuki. (2017). Statistik terapan untuk penelitian ilmu sosial: Teori & praktik dengan IBM SPSS Statistic 21. Gadjah Mada University Press.
Putri, A., Suryani, D., & Kusuma, R. (2024). Penggunaan perangkat elektronik dan perubahan perilaku pada remaja sekolah menengah atas di Tuban. Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(1), 23–37.
Rogers, C. R. (1957). The necessary and sufficient conditions of therapeutic personality change. Journal of Consulting Psychology, 21(2), 95–103.
Rosengren, K. E. (1974). Uses and gratifications: A paradigm outlined. Lund University.
Sholihah, N., Utami, R., & Fauzan, A. (2025). Representasi realitas Kehidupan persahabatan dan konflik sosial dalam sinetron Anak Langit. Jurnal Studi Media dan Komunikasi, 19(1), 56–70.
Trisnitai, A. (2025). Pengaruh tayangan sinetron Asmara Gen Z di SCTV terhadap perilaku sosial (Studi Kasus pada Siswa-Siswi Kelas X SMA Yadika 2 Jakarta Barat). Universitas Bina Sarana Informatika. https://repository.bsi.ac.id/repo/72564/
We Are Social. (2025). Digital 2026 Global Overview Report. https://wearesocial.com
Widyawati, L., Prasetyo, A., & Nugroho, B. (2025). Intensitas penggunaan teknologi digital pada pelajar sekolah dasar hingga mahasiswa di Kota Bekasi. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, 11(2), 89–103.
Yusuf, M. (2021). Teknologi komunikasi dan dinamika komunikasi manusia. Kencana.
Zillmann, D., & Cantor, J. R. (1977). A disposition theory of humor and mirth. In T. A. Sebeok & A. S. Chatman (Eds.), Humor and laughter: Theory, research, and applications (pp. 93–115). Mouton Publisher.