Pola Komunikasi Interpersonal Konselor dalam Memberikan Layanan Konseling kepada Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di PUSPAGA DINSOSPPPA Kota Madiun

Main Article Content

Tsaltsa Reza Khalili
Dwi Prasetyo

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih merupakan permasalahan sosial yang rumit di Indonesia. Keberhasilan layanan konseling di PUSPAGA tidak hanya bergantung pada prosedur yang dijalankan institusi, tetapi juga pada kemampuan konselor dalam berkomunikasi dengan korban secara pribadi, sehingga menciptakan perasaan aman, percaya, dan nyaman untuk berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara konselor berkomunikasi secara pribadi saat memberikan bantuan konseling kepada korban kekerasan pada perempuan dan anak di PUSPAGA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan pengumpulan dokumen. Informan terdiri dari seorang konselor, enam orang koordinator layanan, dan tiga orang informan tambahan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa cara berkomunikasi konselor dilakukan secara bertahap, bisa berubah sesuai kebutuhan, penuh perhatian terhadap perasaan klien, dan bertujuan menciptakan suasana yang nyaman dan aman. Pola tersebut mencakup membangun hubungan yang baik, menegaskan ruang yang aman dan rahasia, menyesuaikan bahasa lisan dan tindakan nonverbal sesuai dengan usia dan kondisi emosional, mendengarkan dengan aktif serta memvalidasi perasaan klien, membaca tanda-tanda nonverbal, memastikan pemahaman, serta memperkuat kemampuan klien. Keterbukaan korban berkembang karena kepercayaan yang saling dibangun, bukan karena tekanan. Dukungan dari lembaga berupa pelatihan, bimbingan, dan menjaga kerahasiaan juga memperkuat kualitas komunikasi. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi interpersonal dalam konseling adalah proses pembentukan makna dan hubungan bantu yang bersifat adaptif serta berbasis hubungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khalili, T. R., & Prasetyo, D. (2026). Pola Komunikasi Interpersonal Konselor dalam Memberikan Layanan Konseling kepada Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di PUSPAGA DINSOSPPPA Kota Madiun. The Commercium, 11(1), 38–43. https://doi.org/10.26740/tc.v11i1.83591
Section
artikel

References

Carter, Michael J, & Fuller, Celene. (2016). Symbols, meaning, and action: The past, present, and future of symbolic interactionism. Current Sociology, 64(6), 931–961.

Creswell, J. W. (2014). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. In TA - TT - (4th ed., i). SAGE.

DeVito, J. (2019). The interpersonal communication book. Instructor, 1(18), 521–532.

Diab, J. L., & Al-Azzeh, D. (2024). Inclusive inquiry: a compassionate journey in trauma-informed qualitative research with GBV survivors from displaced communities. Frontiers in Psychology, Volume 15.

Hargrave, A. S., Dawson-Rose, C., Schillinger, D., Ng, F., Valdez, J., Rodriguez, A., Cuca, Y. P., Bakken, E. H., & Kimberg, L. (2024). In their own words: Perspectives of IPV survivors on obtaining support within the healthcare system. PLOS ONE, 19(9), e0310043.

Liu, Verity Chandelle, Nelson, LaRon E, & Shorey, Shefaly. (2024). Experiences of Women Receiving Trauma-Informed Care: A Qualitative Systematic Review. Trauma, Violence, & Abuse, 25(4), 3054–3065.

McTavish, J. R., Kimber, M., Devries, K., Colombini, M., MacGregor, J. C. D., Wathen, N., & MacMillan, H. L. (2019). Children’s and caregivers’ perspectives about mandatory reporting of child maltreatment: a meta-synthesis of qualitative studies. BMJ Open, 9(4), e025741.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. T. A.-T. T.-. (2014). Qualitative data analysis : a methods sourcebook (Third edit). SAGE Publications, Inc.

Müller, N., Tavares, P., & Simão, J. (2024). How Should We Interpret Silence in Qualitative Communication Studies? In Social Sciences (Vol. 13, Number 6, p. 310).

Namatovu, Fredinah, Ineland, Jens, & Lövgren, Veronica. (2024). Exploring the Perspectives of Professionals on Providing Intimate Partner Violence Services to Women With Disabilities. Violence Against Women, 30(2), 622–640.

Nkurunziza, A., Smye, V. L., Wathen, C. N., Jackson, K. T., Cechetto, D. F., Tryphonopoulos, P., & Gishoma, D. (2024). Integrating trauma- and violence-informed care for adolescent mothers in Rwanda: a qualitative study with community health workers. BMC Health Services Research, 24(1), 868.

Shaheen, A., Ashkar, S., Alkaiyat, A., Bacchus, L., Colombini, M., Feder, G., & Evans, M. (2020). Barriers to women’s disclosure of domestic violence in health services in Palestine: qualitative interview-based study. BMC Public Health, 20(1), 1795.

van der Burg, S., & Young, E. (2024). Strengthening Gender-Based Violence Interventions Through Trust-Building.

Wright, Elizabeth N, Anderson, Jocelyn, Phillips, Kathleen, & Miyamoto, Sheridan. (2022). Help-Seeking and Barriers to Care in Intimate Partner Sexual Violence: A Systematic Review. Trauma, Violence, & Abuse, 23(5), 1510–1528.