KLASIFIKASI PENYAKIT MATA MANUSIA PADA CITRA FUNDUS RETINA MENGGUNAKAN SIMPLE CNN ARCHITECTURE
DOI:
https://doi.org/10.26740/jte.v15n2.p160-169Keywords:
klasifikasi, penyakit mata, Simple CNN, AkurasiAbstract
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 18 juta orang di dunia yang mengalami kebutaan, sehingga deteksi dini gangguan mata menjadi langkah penting untuk membantu penanganan yang lebih cepat dan tepat. Namun, proses diagnosis penyakit mata umumnya masih dilakukan melalui rangkaian pemeriksaan manual, yang berisiko memunculkan human error dan membutuhkan waktu relatif lebih lama. Penelitian ini mengusulkan pendekatan Simple Convolutional Neural Network (Simple CNN) dengan dropout variatif pada setiap lapisan (0,2–0,5) untuk menekan overfitting dan meningkatkan kinerja klasifikasi citra fundus retina. Model dilatih menggunakan hyperparameter Adam optimizer, ReLU activation function, batch size 32, dan epoch 100, lalu dibandingkan dengan model CNN lain yang diuji pada dataset fundus retina dari Kaggle berisi 4.000 citra (.jpg) dengan empat kelas (normal, katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa arsitektur Simple CNN dengan dropout variatif memberikan performa terbaik dibandingkan model pembanding, dengan akurasi 87,96%, precision 88,03%, recall 87,96%, dan F1-score 87,99%. Temuan ini mengindikasikan bahwa rancangan Simple CNN yang sederhana namun teratur melalui strategi dropout bertingkat berpotensi menjadi pendekatan yang efektif untuk membantu proses klasifikasi penyakit mata berbasis citra fundus retina.
Kata Kunci: klasifikasi, penyakit mata, simple CNN, akurasi.
Downloads
References
Adiningsih, M., Yulianti, D., & Wibowo, A. (2023). Analisis penerapan forecasting dalam menentukan kebutuhan storage pada pusat data Kementerian Keuangan. JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi), 7(2), 229. https://doi.org/10.30595/jrst.v7i2.17579
Agatha, C., et al. (2023). Penerapan artificial intelligence dalam computer aided instructure (CAI). JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 1(1), 739–746. https://doi.org/10.37396/jsc.v1i1.6
Aldoseri, A., Al-Khalifa, K. N., & Hamouda, A. M. (2023). Re-thinking data strategy and integration for artificial intelligence: Concepts, opportunities, and challenges. Applied Sciences, 13(12). https://doi.org/10.3390/app13127082
Ananda, E. P. (2017). The relationship between knowledge, sickness period, and intraocular pressure to the quality of life of glaucoma patient. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(2), 288. https://doi.org/10.20473/jbe.v4i2.2016.288-300
Artini, W., & Dame. (2011). Glaucoma caused blindness with its characteristic in Cipto Mangunkusumo Hospital. Jurnal Oftalmologi Indonesia, 7(5), 189–193.
Asmara, D., Amri, M. F., Pramudito, N. B., Syahir, R., & Fithri, N. K. (2023). Gambaran kejadian katarak pada pekerja dengan paparan radiasi UV di lingkungan kerja. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 2442–2451. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15125
Azhari, M., Situmorang, Z., & Rosnelly, R. (2021). Perbandingan akurasi, recall, dan presisi klasifikasi pada algoritma C4.5, random forest, SVM, dan naive Bayes. Jurnal Media Informatika Budidarma, 5(2), 640. https://doi.org/10.30865/mib.v5i2.2937
Cahya, F. N., Hardi, N., Riana, D., & Hadiyanti, S. (2021). Klasifikasi penyakit mata menggunakan convolutional neural network (CNN). Sistemasi, 10(3), 618. https://doi.org/10.32520/stmsi.v10i3.1248
Cholissodin, I., & Soebroto, A. A. (2021). AI, machine learning & deep learning (teori & implementasi). (Data penerbit tidak dicantumkan.)
Diantika, A. S., & Firmanto, Y. (2019). Implementasi machine learning pada aplikasi penjualan produk digital (studi pada GrabKios). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 53(9), 1689–1699.
Febrina, C., et al. (2023). Menjaga kesehatan mata di era digitalisasi. Empowerment Society Journal, 4(1), 29–36.
Firdaus, D. H., Imran, B., Bakti, L. D., & Suryadi, E. (2022). Klasifikasi penyakit katarak pada mata menggunakan metode convolutional neural network (CNN) berbasis web. Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi, 1(3), 18–26.
Gour, N., Tanveer, M., & Khanna, P. (2023). Challenges for ocular disease identification in the era of artificial intelligence. Neural Computing and Applications, 35(31), 22887–22909. https://doi.org/10.1007/s00521-021-06770-5
Hakim, D. (2019). Optical music recognition pada citra notasi musik menggunakan convolutional neural network. (Data institusi/penerbit tidak dicantumkan.)
Handono, S. F., Anggraeny, F. T., & Rahmat, B. (2020). Implementasi convolutional neural network (CNN) untuk deteksi retinopati diabetik. Jurnal Informatika dan Sistem Informasi, 1(1), 669–678.
Hidayat, W., Ardiansyah, M., & Setyanto, A. (2021). Pengaruh algoritma ADASYN dan SMOTE terhadap performa support vector machine pada ketidakseimbangan dataset Airbnb. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 5(1), 11–20. https://doi.org/10.29408/edumatic.v5i1.3125
Hutabri, R. W., Magdalena, R., & Fu’adah, Y. N. (2018). Perancangan sistem deteksi katarak menggunakan metode principal component analysis (PCA) dan K-nearest neighbor (K-NN): Analisis performansi sistem deteksi katarak. Dalam Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri 2018 (hlm. 321–327). https://ejournal.itn.ac.id/index.php/seniati/article/view/1390
Indraswari, R., Herulambang, W., & Rokhana, R. (2022). Deteksi penyakit mata pada citra fundus menggunakan convolutional neural network (CNN). Techno.Com, 21(2), 378–389. https://doi.org/10.33633/tc.v21i2.6162
Jansen, D., Handhayani, T., & Hendryli, J. (2023). Penerapan metode long short-term memory dalam memprediksi data meteorologi di Kalimantan Timur. Simtek: Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Komputer, 8(2), 348–352. https://doi.org/10.51876/simtek.v8i2.202
Juniati, D., & Suwanda, A. E. (2022). Klasifikasi penyakit mata berdasarkan citra fundus retina menggunakan dimensi fraktal box counting dan fuzzy K-means. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 5(1), 10–18. https://doi.org/10.30605/proximal.v5i1.1623
Kaur, S., Larsen, H., & Nattis, A. (2019). Primary care approach to eye conditions. Osteopathic Family Physician, 11(2), 28–34.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Infodatin: Situasi gangguan penglihatan dan kebutaan (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI). Kementerian Kesehatan RI.
Kholifatullah, B. A. H., & Prihanto, A. (2023). Penerapan metode long short term memory untuk klasifikasi pada hate speech. Jurnal Informatics and Computer Science. https://doi.org/10.26740/jinacs.v4n03.p292-297
Marcella, D., Yohannes, Y., & Devella, S. (2022). Klasifikasi penyakit mata menggunakan convolutional neural network dengan arsitektur VGG-19. Jurnal Algoritme, 3(1), 60–70. c
Muhamad Afnan, Z., Chrisnanto, Y. H., & Pudjiantoro, T. H. (2023). Optimasi parameter artificial neural network menggunakan algoritma genetika pada peramalan token metaverse Sandbox. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 2(10), 1020–1026. https://doi.org/10.58344/locus.v2i10.1733
Muhlashin, M. N. I., & Stefanie, A. (2023). Klasifikasi penyakit mata berdasarkan citra fundus menggunakan YOLO V8. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 7(2), 1363–1368. https://doi.org/10.36040/jati.v7i2.6927
Mustamin, N. F., Sari, Y., & Khatimi, H. (2021). Klasifikasi kualitas kayu kelapa menggunakan arsitektur CNN. KLIK: Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer, 8(1), 49. https://doi.org/10.20527/klik.v8i1.370
Mutawalli, L., Zaen, M. T. A., & Yuliadi, Y. (2023). Komparasi CNN dengan ResNet untuk klasifikasi paling akurat tingkat keganasan diabetes berdasarkan citra retinopathy. Journal of Computer System Informatics, 4(3), 522–529. https://doi.org/10.47065/josyc.v4i3.3248
Oktavia, F., Andreswari, D., & Susilo, B. (2022). Segmentasi citra Diaretdb1 pada area hemorrhages diabetic retinopathy menggunakan metode region growing. Rekursif: Jurnal Informatika, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.33369/rekursif.v10i1.20669
Pane, B. S. (2015). Peranan olahraga dalam meningkatkan kesehatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(79), 1–4. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/4646
Papeo, D. R. P., et al. (2023). Pola terapi pengobatan glaukoma di RSUD Hasri Ainun Habibie Kabupaten Gorontalo. Journal of Pharmaceutical Science, 6(4), 1508–1514. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i4.191
Pertiwi, A. A., & Utomo, A. N. (2023). Implementation of support vector machine (SVM) method on fundus image of retina of the eye for the detection of glaucoma. Jurnal Rekayasa Informatika, 12(1), 19–27.
Rahardja, U. (2022). Masalah etis dalam penerapan sistem kecerdasan buatan. Technomedia Journal, 7(2), 181–188. https://doi.org/10.33050/tmj.v7i2.1895
Rochmawati, N., Hidayati, H. B., Yamasari, Y., Tjahyaningtijas, H. P. A., Yustanti, W., & Prihanto, A. (2021). Analisa learning rate dan batch size pada klasifikasi Covid menggunakan deep learning dengan optimizer Adam. Journal of Information Engineering and Educational Technology, 5(2), 44–48. https://doi.org/10.26740/jieet.v5n2.p44-48
Sa’idah, S., Suparta, I., & Suhartono, E. (2022). Modification of convolutional neural network GoogLeNet architecture with dull razor filtering for classifying skin cancer. Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, 11(2), 148–153.
Salam, A., Yanto, F., Agustian, S., & Ramadhani, S. (2023). Perbandingan klasifikasi citra CT-scan kanker paru-paru menggunakan contrast stretching pada CNN dengan. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 4(3), 1341–1351. https://doi.org/10.30865/klik.v4i3.1448
Sigani, N., Masse, B. A., & Nurdin, N. (2022). Sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit mata manusia menggunakan metode fuzzy logic. Jurnal Elektronika Sistem Informasi dan …, 2(10), 1–14. http://www.jesik.web.id/index.php/jesik/article/view/94
Song, S., Chen, Y., Han, Y., Wang, F., & Su, Y. (2021). Ophthalmology consultation plan in the context of 2019-nCoV. Frontiers in Medicine, 8, 1–5. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.618599
Srivastava, N., Hinton, G. E., Krizhevsky, A., Sutskever, I., & Salakhutdinov, R. (2014). Dropout: A simple way to prevent neural networks from overfitting. Journal of Machine Learning Research, 15(1), 1929–1958.
Sumiati, Prasetyo, A., & Romawati. (2015). Sistem pakar diagnosa penyakit mata dengan metode forward chaining. Dalam Seminar Nasional Riset Terapan 2015 (hlm. 15).
Susim, T., & Darujati, C. (2021). Pengolahan citra untuk pengenalan wajah (face recognition) menggunakan OpenCV. Jurnal Syntax Admiration, 2(3), 534–545. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i3.202
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 5
,
PDF Downloads: 4






