SUBJECTIVE WELL-BEING PASANGAN MUDA YANG MENIKAH KARENA HAMIL

  • FAJRIYAH

Abstract

 

 Abstrak 

Pasangan muda yang menikah karena hamil akan mengalami permasalahan yang kompleks dalam kehidupan pasangan muda itu sendiri. Pasangan muda yang menikah karena hamil seringkali dihujat, ditolak dan dianggap sebagai pembawa aib atau menjadi bahan gunjingan dalam lingkungannya. Dengan kondisi yang dialaminya, pasangan muda tersebut dapat mengalami beban psikologis dan akan berdampak ketidak sejahteraan dalam pernikahannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran subjective well being pasangan muda yang menikah karena hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua pasang suami istri dengan 3 significant others. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menemukan empat tema besar yaitu kepuasan hidup secara umum, kepuasan hidup secara ranah spesifik, afek positif dan afek negatif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pasangan muda yang menikah karena hamil merasakan subjective well-being dalam kehidupannya. Subjective well-being terbentuk dalam diri pasangan muda tersebut yaitu mereka dapat menerima kondisi yang telah dialaminya, bersyukur atas apa yang dialaminya baik saat ini, masa lalu maupun yang akan datang. 

Kata kunci : subjective well-being, pasangan muda. menikah karena hamil 

Abstract 

A marriage of young couple due to unwanted pregnancy is likely to face complex problems in their lives. They are usually denounced, rejected, and gossiped by their surroundings. These may lead to psychological burden and may as well distress their marriage-welfare. This research tried to identify the subjective well-being of young couple who were married because of unwanted pregnancy. The research approach used was qualitative approach and the method used was study case. The research subjects were two spouses and three significant others. Data collection techniques used were interview and observation. The data analysis technique used was thematic analysis. The result of this research indicated that there were four major themes, namely general life satisfaction, life satisfaction in specific domain, pleasant affect, and unpleasant affect. This result showed that the young couple who married due to unwanted pregnancy felt the subjective well-being in their life. The subjective well-being of the young couples were indicated from the facts that they could accept their conditions and that they could be grateful for what happened in the past, the present and in the future. 

Key word: subjective well-being, young couple, married due to sunwanted pregnancy 

Published
2015-02-05
Abstract View: 14
PDF Download: 14