Peran self-efficacy dalam memoderasi pengaruh fraud pentagon terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa pendidikan akuntansi Universitas Negeri Semarang
DOI:
https://doi.org/10.26740/jupe.v14n3.p369-382Keywords:
Academic Cheating Behavior, Fraud Pentagon, Self-efficacyAbstract
This study was conducted to investigate the extent to which the dimensions of the Fraud Pentagon contribute to academic cheating behavior among Accounting Education students at Semarang State University, cohort 2022–2023, as well as to examine whether self-efficacy functions as a moderating variable in that relationship. Employing a quantitative survey design, a sample of 184 students was drawn using proportionate random sampling. Data were gathered via an online questionnaire and analyzed through multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The findings indicate that all five Fraud Pentagon dimensions — namely pressure, opportunity, rationalization, competence, and arrogance — both individually and collectively exert a significant positive influence on students' tendency to engage in academic fraud. In addition, self-efficacy was found to moderate this relationship in a negative direction, thereby attenuating the impact of the Fraud Pentagon dimensions on academic cheating behavior. These results imply that students with higher levels of self-efficacy are better equipped to resist the factors that typically drive academic dishonesty.
Downloads
References
Agustin, R., & Achyani, F. (2022). Pengaruh fraud pentagon terhadap kecurangan akademik mahasiswa. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 22(2), 1–12.
Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., Albrecht, C. C., & Zimbelman, M. F. (2012). Fraud examination (4th ed.). South-Western Cengage Learning.
Alfian, A., & Rahayu, S. (2021a). Pengaruh fraud pentagon terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa Universitas Madura. Jurnal Akuntansi, 13(1), 55–70.
Alfian, A., & Rahayu, S. (2021b). Pengaruh fraud pentagon terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa Universitas Madura. Jurnal Akuntansi, 13(1), 55–70.
Anindi, D. S., Purwantini, A. H., & Maharani, B. (2022). Perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi: Investigasi dimensi fraud pentagon, integritas dan religiusitas. Jurnal UNTIDAR, 1(September), 1–18.
Anindya, A., Afni, Z., & Rosita, I. (2023). Analisis pengaruh pressure, opportunity, rationalization, capability & arrogance terhadap perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa jurusan akuntansi Politeknik Negeri Padang. Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI), 2(1), 150–159.
Apsari, A. K., & Suhartini, D. (2021). Religiosity as moderating of accounting student academic fraud with a hexagon theory approach. Accounting and Finance Studies, 1(3), 212–231.
Arad, H., & Ghaseminejad, R. (2025). The impact of the pentagon (five) dimensions of cheating and dishonest behavior on accounting students’ academic dishonesty. Accounting and Auditing with Applications, 2(1), 33–47. Retrieved from https://aaa.reapress.com/journal/article/view/57
Ashari, A., Hardjajani, T., & Karyanta, N. A. (2010). Hubungan antara persepsi academic dishonesty dan self efficacy dengan perilaku academic dishonesty pada mahasiswa (Studi pada mahasiswa psikologi di Kotamadya Surakarta). Wacana, 2, 26–58.
Asih, P. N. W., & Sunaryanto, S. (2022). Determinan academic dishonesty behaviour mahasiswa akuntansi dalam online exams: Perspektif fraud pentagon dan test anxiety. Jurnal Akademi Akuntansi, 5(2), 236–255.
Asyita, N., Mustika, Y., & Ayu Rosida, S. (2024). Analisis faktor-faktor kecurangan mahasiswa akuntansi pada pembelajaran berbasis daring pada mahasiswa akuntansi Universitas Pertiwi. EKOMA: Jurnal Ekonomi, 3(6), 2880–2890.
Az-Zahra, R., & Maharani, N. K. (2025). Pengaruh fraud pentagon dan motivasi belajar terhadap kecurangan akademik. Musytari: Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 21(2), 71–80.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Crowe, H. (2011). Putting the Freud in fraud: Why the fraud triangle is no longer enough. Crowe Horwath.
Damayanti, V. M., & Savira, S. I. (2022). Hubungan efikasi diri, kesiapan belajar siswa dengan kecurangan akademik pada masa pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Psikologi, 9, 113–125.
Darmayanti, N., Rosyida, I., & Irawan, G. (2020). Pengaruh dimensi fraud diamond terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa jurusan akuntansi. J-MACC: Journal of Management and Accounting, 3(2), 41–54.
Darmiah, D., & Marvida, T. (2023). Kecurangan akademik (academic dishonesty) pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry. PIONIR: Jurnal Pendidikan, 12(1). doi:10.22373/pjp.v12i1.17977
Dirdjosumarto, Y. (2016). Menyontek (cheating): Kecurangan akademik. Ekspansi, 8(1), 277–290.
Fadersair, K., & Subagyo, S. (2019). Perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi: Dimensi fraud pentagon (studi kasus pada mahasiswa Prodi Akuntansi UKRIDA). Jurnal Akuntansi Bisnis, 12(2). doi:10.30813/jab.v12i2.1786
Febriana, W., Anggriani, R., & Aryani, R. A. I. (2023). The effect of student integrity on academic fraud: Dimensions of fraud pentagon theory. Proceeding Kilisuci International Conference on Economic & Business, 1, 116–122.
Fontanella, A., Sukartini, S., Chandra, N., & Sriyunianti, F. (2020). Kecurangan akademis mahasiswa: Kenapa terjadi dan apa yang harus dilakukan? Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 12(1), 155–164.
Hartanto, D. (2012). Bimbingan & konseling menyontek: Mengungkap akar masalah dan solusinya. Indeks.
Juniariani, N. M. R., & Pradnyanitasari, P. D. (2019). Student academic fraud by integrating the fraud triangle and self-efficacy concepts. Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 4(2), 74–82.
Kurniawati, A., & Arif, A. (2023). Pengaruh fraud pentagon dan penyalahgunaan teknologi informasi terhadap perilaku kecurangan akademik (studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis perguruan tinggi di Jakarta). Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1669–1678. doi:10.25105/jet.v3i1.16167
Manullang, D. R., & Waspada, I. (2022). Peran self-efficacy dalam memoderasi pengaruh digital literacy terhadap entrepreneurial intention. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 7(2), 118–129.
Marks, J. (2012). The mind behind the fraudsters crime: Key behavioral and environmental elements. Crowe Horwath LLP.
Mendrofa, C. E. P., Novalinda, D. R., Yuniar, P., Hutapea, A., & Tahulending, P. S. (2024). Self-efficacy and academic cheating in nursing faculty students. Jurnal Keperawatan Priority, 7(2), 1–14. doi:10.34012/jukep.v7i2.5019
Muchsini, B., Siswandari, & Susilaningsih. (2025). Dimensi fraud pentagon: Mengeksplorasi persepsi dan praktik kecurangan akademik mahasiswa pendidikan akuntansi: Pentagon’s fraud dimensions: Exploring accounting education students’ perceptions and practices of academic fraud. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 23(2), 61–74. doi:10.21831/jpai.v23i2.85180
Ningsikh, S. (2019). Peran budaya integritas akademik dalam memoderasi pengaruh faktor dimensi fraud diamond terhadap perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Nopita, D., Solihat, A. N., & Kurniawan, K. (2024). Pengaruh self-efficacy dan disiplin belajar terhadap perilaku kecurangan akademik. Journal Sains Student Research, 2(4), 13–25.
Novitaningrum, N., & Nurkhin, A. (2022). Pengaruh dimensi fraud diamond terhadap perilaku kecurangan akademik dengan efikasi diri sebagai variabel moderasi. Jurnal Pendidikan Akuntansi & Keuangan, 10(2), 199–214.
Nurhalisa, S., & Fauzan, S. (2024). Penggunaan fraud pentagon theory untuk mengidentifikasi kecurangan akademik dengan niat sebagai variabel intervening. Business and Accounting Education Journal, 5(2), 187–216. doi:10.15294/baej.v5i2.10671
Pamungkas, D. D. (2015). Pengaruh faktor-faktor dalam dimensi fraud triangle terhadap perilaku kecurangan akademik siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tempel tahun ajaran 2014/2015. Paedagogie, 21(2), 2525-2542. doi: 10.31603/paedagogie.16732
Pardede, V. T. S. B., Hasibuan, T. M., Faradiva, T. S., Sitorus, U. G. A., & Dwilita, H. (2026). Deteksi kecurangan melalui fraud pentagon: Studi literatur. Journal of Golden Generation Economic, 2(1), 249–262.
Pratiwi, N. A. S., & Munari, M. (2024). Dimensi fraud hexagon dalam mempengaruhi kecurangan akademik pada mahasiswa akuntansi. Jambura Economic Education Journal, 6(2), 455–468.
Pudjiastuti, E. (2012). Hubungan “self-efficacy” dengan perilaku mencontek mahasiswa psikologi. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 28. doi:10.29313/mimbar.v28i1.344
Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.
Rhamdhani, T. C., Mustika, Y., & Bahri, S. (2024). Pengaruh fraud pentagon dan integritas mahasiswa terhadap kecurangan akademik. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(6), 2891–2905.
Riantika, R. L., & Arifuddin, A. D. (2023). Kecenderungan mahasiswa melakukan kecurangan akademik dengan pendekatan fraud pentagon theory. ACE: Accounting Research Journal, 3(2), 14–25. Retrieved from https://journal.feb.unipa.ac.id/index.php/ace
Riantika, R. L., & Arifuddin, A. D. (2024). Kecenderungan mahasiswa melakukan kecurangan akademik dengan pendekatan fraud pentagon theory. ACE: Accounting Research Journal, 3(2), 14–25. Retrieved from https://journal.feb.unipa.ac.id/index.php/ace/article/view/317
Rizqi, N. F., & Akbar, F. S. (2025). Kecenderungan mahasiswa akuntansi melakukan kecurangan akademik dengan pendekatan fraud pentagon. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK), 8(2), 410–425.
S, L. B., & Hastuti, T. (2024). Pengaruh fraud pentagon dan self-efficacy terhadap kecurangan akademik. Jesya: Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 7(1), 362–375. doi:10.36778/jesya.v7i1.1389
Salsabilla, Y., & Uyun, M. (2023). Opportunities and rationality against academic cheating: Peluang dan rasionalitas terhadap kecurangan akademik. Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(2), 219–224.
Sipayung, Y. A. (2023). Pengaruh dimensi fraud Crowe Pentagon terhadap kecurangan akademik mahasiswa. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(3), 1723–1736. doi:10.47467/reslaj.v6i3.5659
Sofa, D. M., & Susilowati, E. (2021). Kecurangan akademik dalam perspektif teori fraud diamond. Relasi: Jurnal Ekonomi, 17(2), doi:10.31967/relasi.v17i2.487
Stone, T. H., Kisamore, J. L., Jawahar, I. M., & Bolin, J. H. (2014). Making our measures match perceptions: Do severity and type matter when assessing academic misconduct offenses? Journal of Academic Ethics, 12(4), 251–270.
Sumarga, H. E., & Febrianto, H. G. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi academic fraud mahasiswa akuntansi dan manajemen di Tangerang dalam perspektif Islam. Jurnal Manajemen, 12(2), 233–243.
Suyono, N. A. (2022). Perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah, 2(4), 94–107.
Tamaela, F. A. F., Zamzam, I., Hormati, A., & Zainuddin, Z. (2025). Fraud pentagon theory dan deteksi kecurangan laporan keuangan: Pendekatan Beneish M-Score pada sektor perdagangan. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 9(2), 1548–1564. doi:10.33395/owner.v9i2.2711
Tameno, M. L., Muskanan, M. W., & Angi, Y. F. (2025). Pengaruh fraud hexagon terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi di Kota Kupang. Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 368–386.
Tanjung, R., Arifudin, O., Sofyan, Y., & Hendar. (2020a). Pengaruh penilaian diri dan efikasi diri terhadap kepuasan kerja serta implikasinya terhadap kinerja guru. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, 4(1), 380–391.
Utami, L. A., & Adiputra, I. M. P. (2021). Analisis pengaruh dimensi fraud Crowe Pentagon terhadap kecurangan akademik mahasiswa penerima beasiswa. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 11(2), 360–370.
Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: The S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381. doi:10.1108/JFC-12-2017-0128
Wardhani, P. A. W. P. A. (2015). Efikasi diri dan pemahaman konsep IPA dengan hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa sekolah dasar negeri Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Dasar UNJ, 6(1), 58–67.
Warni, P., & Margunani, M. (2022). Pengaruh dimensi dalam fraud diamond dan penyalahgunaan teknologi informasi terhadap perilaku kecurangan akademik. Business and Accounting Education Journal, 3(1), 36–49.
Widiartiningsih, M., & Mutmainah, K. (2025). Analisis perspektif fraud pentagon dan daya saing pada terjadinya kecurangan akademik mahasiswa akuntansi. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah, 5(1), 15–30. doi:10.32699/jamasy.v5i1.7627
Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The fraud diamond: Considering the four elements of fraud. The CPA Journal, 74, 38-42, doi:10.1016/S1361-3723(04)00065-X
Wulansuci, R., & Laily, N. (2022). Academic cheating: Dimensi fraud diamond theory. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 10(2), 154–160.
Yovanka, S., & Sugiarti, Y. (2024). Fraud pentagon analysis in preventing academic fraud during online learning in the COVID-19 period. Perspektif Akuntansi, 7(1), 58–78. doi:10.24246/persi.v7i1.p58-78
Yudiman, A. T. (2021). Analisis pengaruh dimensi fraud diamond terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa dengan psikologis sebagai variabel moderating. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 6(1), 156–174.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chintya Hayu Setyaningsih, Dwi Puji Astuti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0









