KETERGANTUNGAN EKONOMI PADA BATUBARA: TANTANGAN TRANSISI ENERGI DALAM KERANGKA PANCASILA

Authors

  • Auliya Defi Syafira Universitas Mulawarman
  • Ratih Aqila Wulandari Universitas Mulawarman
  • Suci Novianti Sinamo Universitas Mulawarman
  • Suryaningsi Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.26740/kmkn.v14n1.p66-76

Keywords:

batubara, transisi energi, tantangan, pancasila

Abstract

Ketergantungan ekonomi Kalimantan Timur pada sektor batubara telah menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonominya, namun sekaligus menyisakan berbagai dampak negatif. Kerusakan lingkungan, ketimpangan sosial, dan kerentanan ekonomi ketika harga batubara global mengalami penurunan merupakan konsekuensi yang harus ditanggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan transisi energi di Indonesia dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip ketiga (persatuan indonesia), keempat (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan), dan kelima (keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia) sebagai landasan filosofis dan normatif bagi kebijakan energi nasional. Melalui metode tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai sumber nasional dan internasional, studi ini mengidentifikasi bahwa hambatan terbesar transisi energi meliputi ketergantungan tinggi pada bahan bakar fosil, kerangka regulasi yang belum optimal, infrastruktur energi terbarukan yang terbatas, partisipasi publik yang rendah, serta tantangan sosioekonomi bagi masyarakat rentan, khususnya di wilayah seperti Kalimantan Timur. Oleh karena itu, diperlukan penerapan strategi multidimensi untuk mengatasi tantangan ini. Strategi tersebut mencakup diversifikasi ekonomi daerah, penguatan dan harmonisasi regulasi, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta pengembangan energi terbarukan yang inklusif. Dengan demikian, upaya menuju kemandirian energi nasional tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memastikan terwujudnya keadilan dan keberlanjutan yang selaras dengan jiwa Pancasila.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfred Boediman, Raden Aswin Rahadi, and Bagus Aditya Nugraha (2021) “An Overview of Indonesian Renewable Energy Studies and Its Investment Opportunities,” Indonesian Journal of Energy, 4(2), pp. 87–100. Available at: https://doi.org/10.33116/ije.v4i2.123.

Arinaldo, D. and Adiatma, J.C. (2020) Dinamika Batu Bara Indonesia: Menuju Transisi Energi yang Adil. Institute for Essential Services Reform (IESR), Jakarta.

Astardinata, A.I. et al. (2023) “Implementasi Makna Nilai Pancasila Sila Ke-3,” 2(5).

Beutel, J. et al. (2025) “Status Report of the Coal Sector in Indonesia,” Wuppertal Institut [Preprint].

Bößner, S., Fauzi, D. and Rimal, P. (2023) A just coal transition in Indonesia: actors, framings and future directions. Stockholm Environment Institute. Available at: https://doi.org/10.51414/sei2023.051.

Cahyadi, F., Adiwibowo, S. and Hartulistyoso, E. (2025) “Potential conflicts of interest in Indonesia’s energy transition policy,” Priviet Social Sciences Journal, 5(8), pp. 151–158. Available at: https://doi.org/10.55942/pssj.v5i8.557.

Camera, F.L. (2024) Renewable power generation costs in 2023. IRENA (International Renewable Energy Agency). Abu Dhabi.

Dulkiah, Moh. et al. (2023) “Community Participation Forms in Indonesian Villages to Support the Sustainable Development Goals Program,” Journal of Law and Sustainable Development, 11(11), p. e2061. Available at: https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i11.2061.

Febriyanti, A.H., Murtadho, S.A. and Almattushyva, Y. (2023) “Not So Ambitious? Indonesia’s Coal Dependence Amidst The Era of Energy Transition,” Global South Review, 5(1), p. 47. Available at: https://doi.org/10.22146/globalsouth.81488.

Harfiani (2025) “Implementasi Pajak Karbon di Indonesia : TantangandanImplikasinya terhadap Keadilan Sosial,” PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial danHumaniora, 4(3).

Indriastuti, D.E., Fithri, N.H. and Gandryani, F. (2024) “Ecological Justice: Optimizing Financing for the Transition to New and Renewable Energy Through Green Financing,” Mimbar Keadilan, 18(1), pp. 39–56. Available at: https://doi.org/10.30996/mk.v18i1.11111.

Indryani, E. and Mun’im, A. (2022) “Analisis Sektoral dan Spasial Provinsi Kalimantan Utara Sebagai Penyangga Ibu Kota Baru: Pendekatan Interregional Input-Output (IRIO),” Bappenas Working Papers, 5(1), pp. 63–78. Available at: https://doi.org/10.47266/bwp.v5i1.112.

Jazuli, M.R., Roll, K. and Mulugetta, Y. (2024) “A review of Indonesia’s JETP through the dynamics of its policy regime,” Global Policy, 15(5), pp. 989–1006. Available at: https://doi.org/10.1111/1758-5899.13452.

Kabir, R. et al. (2023) “The systematic literature review process: a simple guide for public health and allied health students,” International Journal of Research in Medical Sciences, 11(9), pp. 3498–3506. Available at: https://doi.org/10.18203/2320-6012.ijrms20232496.

Larasati, T.D., Alham, N.R. and Utomo, R.M. (2024) “Kajian Analisis Potensi Energi Baru Terbarukan Pada Kota Samarinda Tahun 2023-2024 Dalam Mendukung Bauran Energi Listrik Nasional,” Jurnal Chemurgy, 8(1), p. 1. Available at: https://doi.org/10.30872/cmg.v8i1.15575.

Libório, M.P. et al. (2023) “Method of preparing an international and national literature review for novice researchers,” MethodsX, 10, p. 102165. Available at: https://doi.org/10.1016/j.mex.2023.102165.

Lubis, A.F., Saputra, M.R. and Khotami, R.S. (2025) “Hukum Dan Kebijakan Energi Terbarukan Di Indonesia: Analisis Strategi Dan Implementasi,” 5(2).

Manahara, S., Putri, S.K. and W, I.S.K. (2023) “Tantangan transisi energi terbarukan di Indonesia: (Studi kasus PLTS di Kabupaten Cilacap),” Journal of Innovation Materials, Energy, and Sustainable Engineering, 1(1). Available at: https://doi.org/10.61511/jimese.v1i1.2023.259.

Mulia, A.H., Wukirasih, S. and Suryadinata, W.H. (2023) “Whither Just Transition? A Case Study of Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform in Indonesia,” Global South Review, 5(1), p. 31. Available at: https://doi.org/10.22146/globalsouth.81111.

Priyagus (2024) “Coal-Based Economy Kuznet Kurve’s Environmental Approach in East Kalimantan Province,” INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen, 20(4), pp. 789–795.

Purwanto, A. et al. (2023) “Evaluasi Energi Baru & Terbarukan (Ebt) Berbasis Bayu Untuk Kalimantan Timur,” Jurnal Analis Kebijakan, 7(2), pp. 136–152. Available at: https://doi.org/10.37145/jak.v7i2.656.

Putra, N.A.E. et al. (2024) “Perbandingan Material Superkapasitor Berbasis Karbon dan Oksida Logam untuk Optimalisasi Penyimpanan Energi dalam Aplikasi Sistem Energi Terbarukan: Systematic Literature Review,” Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 5(3), pp. 60–74. Available at: https://doi.org/10.14710/jebt.2024.24858.

Putri, R.I. et al. (2025) “Kajian Potensi Energi Baru Terbarukan Untuk Mendukung Transisi Energi di Kota Samarinda,” TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), pp. 1–13. Available at: https://doi.org/10.36526/tekiba.v5i1.4646.

Rebecca, A.N., Erawan, I.K.P. and Erviantono, T. (2024) “Transformasi Energi Berkelanjutan Di Indonesia: Kebijakan Dan Tantangan Transisi Dari Batu Bara Ke Energi Terbarukan Selama Dua Periode Kepemimpinan Jokowi,” Open Access, 4(4).

Ridho, A.F., Imansyah, M.H. and Muzdalifah, M. (2024) “The Impact of Indonesia Capital City’s Relocation to East Kalimantan on the Agricultural Sector of South Kalimantan: IRIO Analysis,” Ecoplan, 7(1), pp. 81–91. Available at: https://doi.org/10.20527/ecoplan.v7i1.704.

Rishanty, A., Anugrah, D.F. and Rahmawati, D. (2023) “Coal Phase-Out: Socioeconomic Impact In Achieving Just Energy Transition In Indonesia.”

Syahputra, A. et al. (2023) “Penerapan Pancasila Di Dalam Era Digital.”

Taş, E.O. et al. (2025) “Spatial Analysis of Coal Transition Vulnerability in Indonesia.”

Tsuruga, I. and Brimblecombe, S. (2024) “Just energy transition in Indonesia,” International Labour Organization 2024 [Preprint].

Werner, T.T. et al. (2024) “Patterns of infringement, risk, and impact driven by coal mining permits in Indonesia,” Ambio, 53(2), pp. 242–256. Available at: https://doi.org/10.1007/s13280-023-01944-y.

Yasin, C.M. et al. (2021) Road Map Pengembangan dan Pemanfaatan Batubara 2021 - 2045. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Yustika, M. (2024) “Unlocking Indonesia’s Renewable Energy Investment Potential.”

Zulhilmi, Z. et al. (2025) “Opportunities and Challenges in Accelerating Renewable Energy Transition: A Case Study of Lhokseumawe, Aceh, Indonesia,” Sinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya, 4(1), pp. 103–112. Available at: https://doi.org/10.69548/sinthop.v4.i1.36.103-112.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Syafira, A. D., Wulandari, R. A., Sinamo, S. N., & Suryaningsi. (2026). KETERGANTUNGAN EKONOMI PADA BATUBARA: TANTANGAN TRANSISI ENERGI DALAM KERANGKA PANCASILA. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 14(1), 66–76. https://doi.org/10.26740/kmkn.v14n1.p66-76
Abstract views: 4 , PDF Downloads: 2