IMPLEMENTATION OF THE MA'HAD AL-HIKMAH PROGRAM IN INCREASING INDEPENDENT CHARACTER VALUE IN MAN SIDOARJO STUDENTS
DOI:
https://doi.org/10.26740/kmkn.v14n1.p92-103Keywords:
implementasi program, karakter mandiri, santriwati, pendidikan karakterAbstract
This research aims to describe the implementation of the Ma'had Al-Hikmah program in increasing the value of independent character in female students at MAN Sidoarjo as well as identifying supporting and inhibiting factors in its implementation. This research used a descriptive qualitative approach with the subjects being caregivers, daily administrators and female students selected through purposive sampling. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. The theory used is Albert Bandura's social learning theory, where learning is through observation, imitation, and habituation to positive behavior. Apart from that, the character values instilled reflect Imam Al-Ghazali's concept of moral education which emphasizes character formation through practice and example. The research results show that the Ma'had Al-Hikmah program is implemented through activities such as tahfidz classes, qira'atul poles, tahajud prayers, congregational prayers, daily pickets, ro'an, and takror. This program plays an important role in cultivating independent character values in female students. Based on indicators of independence according to Sumarmo, female students show improvements in academic aspects (learning initiative and self-evaluation), emotional (self-control and self-confidence), social (responsibility and cooperation), and practical/physical (time management and not depending on other people). Supporting factors for this activity include the enthusiasm of the female students, cooperation with the management, and support from Ma'had facilities. Meanwhile, the inhibiting factors are limited facilities, busy activities, and lack of discipline on the part of female students and female students' guardians.
Keywords: Program Implementation, Independent Character, Female Students, Character Building
Downloads
References
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. (2019). Jakarta: SK No 006344 A.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.
Achmad, K. N. (2007). Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Mutohar, A. D. (2013). Manifesto Modernisasi Pendidikan Islam dan Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Aksan, H. (2014). Pendidikan Karakter. Bandung: Nuansa Cendekia.
Ali, M. A. (2008). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ali, M., & Asrori, M. (2005). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik
Arifin, B. (2016). Strategi & kebijakan pembelajaran pendidikan karakter. jogjakarta, Ar-ruzz media.
Boiliu, E. R. (2022). Aplikasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura Terhadap Pendidikan Agama Kristen Masa Kini. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen.
Chaplin, J. P. (2011). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.
Cholifah, L. N. (2020). Implementasi Program Ma’had Al-Madany Sebagai Penunjang Prestasi Akademik Santri di MTSN 1 Malang.
Deborah, K. P. (2005). Menumbuhkan kemandirian dan harga diri anak. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.
Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik). Bandung: CV Pustaka Setia.
Hamid, A. (2023). Implementasi Sistem Islamic Boarding School Untuk Melatih Kemandirian Siswa Kelas Viii di MTS Negeri 1 Pemalang. Al-Athfal Vol 4 Nomor 1.
Haniyyah, Z. (2021). Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Islami Siswa di SMPN. Jurnal Studi Kemahasiswaan 1, no. 1, 76.
Ikramullah. (2021). Implementasi Program Pencerahan Qolbu Jumat Ibadah Di Desa Mandalle Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa. 17.
Ilyas, M. (2021). Implementasi Program Mahad Dalam Pembentukan Self-Esteem Santri Di Mahad Al Ulya Man Kota Batu.
Imuss. (2017). Pondok Pesantren Sistem Pendidikan Terbaik di Zaman Modern.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemendikbud.
Laksana. (2011). Panduan Menerapkan Pendidikan Karakter di Sekolah.
Madjid, N. (1997). Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.
Mauludiyah, N. I. (2020). Pembentukan Karakter Kemandirian Pada Santri Melalui Program Wirausaha di Pondok Pesantren Utsmaniyyah Desa Ngroto Kabupaten Grobogan.
Mokhtar, A. (1999). Tradisi Kitab Kuning Sebuah Observasi Umum, Pesantren Masa Depan, Wacana Pemberdayaan dan Transformasi Pesantren. Bandung: Pustaka Hidayah.
Moleong, O. L. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Musyafaah. (2023). Implementasi Program Ma’had dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Al-Qolam di MAN 2 Kota Malang.
Nasution, S. (2019). Pesantren: Karakteristik dan Unsur-Unsur. Tazkiya Jurnal Pendidikan Islam.
Ningsih, W., & Riau, S. A. K. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter: Pendidikan Karakter (Issue October).
Nurhayati & Sabariah H. (2024). Konsep Pendidikan Anak Berkarakter Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal sadewa vol 2.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87. (2017) Tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Perwiranegara, H. A. (1979). Pembinaan Kehidupan Beragama Dalam Pembangunan Nasional. Departemen Agama RI.
Qaimi, Ali. (2002). Menggapai Langit Masa Depan Ana, Bogor: Penerbit Cahaya
Qomar, M. (2002). Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga.
Rahmat, N. (2008). Pesantren Modern di Medan. USU Press.
Rohmah, U. H. (2020). Implementasi Boarding School dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Ma’had Al-Madany Madrasah Tsanawiyah Negeri (Mtsn) 1 Kota Malang.
Ryckman, R. M. (2013). Theories of Personality (10th ed.). Wadsworth Cengage Learning.
Saepudin, A. (2018). Konsep Pendidikan Karakter dalam Perspektif Psikologi dan Islam. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 3, 1.
Sari, P. (2022). “Implementasi Metode Sorogan Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab At-Taqrirat Al-Sadidah di Madrasah Diniyah Baro’imu Thoiyibah Janti Malang.
Siswanto. (2013). Membangun Motivasi Belajar Pendidikan Non Formal. Semarang: Fakultas Ilmu pendidikan UNNES.
Suardi. (2018). Implementasi Program Mahad dalam Meningkatkan Wawasan Keislaman Mahasiswa. (UIN Ar-Raniry), 13-14.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta:Alfabeta.
Sumarmo, U. (2015). Pengembangan dan Contoh Butir Skala Nilai, Karakter, Budaya, dan Aspek Afektif Lain dalam Pembelajaran Matematika. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Program Pasca Sarjana STKIP Siliwangi Bandung.
Susanti, S. I. (2021). “Penanaman Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 10(1).
Tanzeh, A. (2009). Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Teras.
Tarsono. (2018). Aplikasi Teori Belajar Sosial (Social Learning Theory) Dari Albert Bandura dalam Bimbingan dan Konseling. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 29–36.
Wahid, A. (2001). Menggerakkan Tradisi: Esai-esai Pesantren. Yogyakarta: LKiS.
Wuryandani W., Fathurrohman, & Ambarwati U. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter Kemandirian di Muhammadiyah Boarding School. Cakrawala Pendidikan.
Yanto, M., & Syaripah (2017). Penerapan Teori Sosial Dalam Menumbuhkan Akhlak Anak Kelas I Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Rejang Lebong. TERAMPIL Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(2), 65–85.
Yanuarti, E. (2017). Pemikiran Pendidikan Ki. Hajar Dewantara dan Relevansinya Dengan Kurikulum 13. jurnal penelitian, 237-265.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 9
,
PDF Downloads: 8


