HUBUNGAN ANTARA PELATIHAN MENJAHIT TINGKAT TERAMPIL DENGAN PEMBENTUKAN SIKAP WIRAUSAHA BAGI ANGGOTA KOPWAN (KOPERASI WANITA) DI DESA TRITUNGGAL BABAT LAMONGAN

  • GHIFAR ZAKATUS SUAIDAH

Abstract

Abstrak

Pelatihan menjahit tingkat terampil merupakan salah satu dari pendidikan non formal yang diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, dalam hal ini masyarakat kurang percaya diri untuk menjadi seorang wirausahawan.

                Soedijarto (1997) menjelaskan bahwa peranan pendidikan nonformal dalam menyelenggarakan layanan pendidikan adalah memberikan pendidikan dasar kepada warga negara yang karena usia, waktu dan faktor sosial ekonomi tidak mungkin memperoleh pendidikan dasar melalui pendidikan sekolah. Selain itu pendidikan nonformal memiliki keluwesan dalam menyelenggarakan pendidikan bagi warga masyarakat yang telah menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu namun masih ingin menambah pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan berkelanjutan (continuing education) dalam bentuk kursus-kursus atau magang.

                Proses pembelajaran lebih ditkankan tentang pembentukan sikap wirausaha karena merupakan aspek utama yang harus diberikan kepada peserta pelatihan melalui pendidikan dan pelatihan, pembentukan sikap merupakan dorongan agar seseorang mampu untuk menjadi wirausahawan.

                Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi antara pelatihan menjahit tingkat terampil dengan pembentukan sikap wirausaha, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 orang peserta. Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus product moment untuk menganalisis hasil angket.

                Hasil penelitian menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel yang artinya ada korelasi yang positif antara pelatihan menjahit tingkat terampil dengan pembentukan sikap wirausaha, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hubungan kedua variabel termasuk dalam katagori kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif antara pelatihan menjahit tingkat terampil dengan pembentukan sikap wirausaha.

Published
2017-09-20
Section
Articles