Hubungan Pembelajaran Humanistik dengan Kemandirian Belajar Peserta Didik di Kampoeng Sinaoe, Buduran Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan mendasar akan kemandirian belajar dari peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan yang lebih kompleks, terutama dalam pendidikan nonformal. Kampoeng Sinaoe sebagai lembaga pendidikan nonformal menerapkan pembelajaran humanistik melalui berbagai program pembentukan karakter dan kepemimpinan. Program yang diterapkan meliputi Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat, mentoring personal dan coaching, serta kegiatan Cafe Sinau (Karya Nyata Kader) yang dikelola langsung oleh peserta didik. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan tutor berperan sebagai fasilitator sehingga peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan pembelajaran humanistik dengan kemandirian belajar peserta didik. Sampel berjumlah 40 siswa (anak kader) dengan dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuisioner skala likert yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi Spearman Rank adalah 0,875 dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05. Nilai tersebut berada pada kategori sangat kuat dan menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara pembelajaran humanistik dengan kemandirian belajar peserta didik. Artinya, semakin baik penerapan prinsip-prinsip pembelajaran humanistik seperti empati, penerimaan tanpa syarat, kebebasan berekspresi, dan pengalaman belajar yang bermakna, maka semakin tinggi tingkat kemandirian belajar peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran humanistik memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan kemandirian belajar para peserta didik di Kampoeng Sinaoe. Metode pembelajaran yang fokus pada peserta didik terbukti membantu menciptakan individu yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengelola proses belajarnya secara optimal.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 14
,
PDF Downloads: 8




