EVALUASI KEGIATAN YANG BERDAMPAK PADA KUALITAS TEACHING FACTORY (TEFA) DI SMK NEGERI 3 SURABAYA

Penulis

  • Rara Santika Universitas Negeri Surabaya
  • Theodorus Wibowo Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Teaching factory, Evaluasi Model CIPP, Pendidikan Vokasi, Teknik Kendaraan Ringan, Kualitas TEFA

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) pada Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 3 Surabaya dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatannya deskriptif kualitatif, dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Pada aspek konteks, program selaras dengan visi sekolah dan kebutuhan industri, tetapi pemasaran ke pelanggan eksternal masih lemah. Pada aspek masukan, kompetensi guru produktif menjadi penopang, sedangkan pengawasan yang terbatas, kerusakan peralatan, dan rantai pasok menjadi kendala. Pada aspek proses, alur kerja industri sudah diterapkan, namun jadwal praktik, keselamatan kerja, dan budaya 5R belum konsisten. Pada aspek produk, TEFA meningkatkan kompetensi teknis dan nilai praktik siswa, tetapi pemerataan pengalaman kerja dan pengendalian mutu akhir perlu diperkuat. Secara keseluruhan, TEFA berhasil membekali keterampilan siswa, tetapi keberlanjutannya bergantung pada penguatan manajemen, fasilitas, jadwal blok, dan penjaminan mutu.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

1. Arifin, D. C., Sakti, A., & Risal, A. A. N. (2026). Pengaruh implementasi Teaching Factory terhadap peningkatan kompetensi produktif siswa SMK SMTI Makassar. Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis, 5(1), 731–739. https://doi.org/10.55606/jupsim.v5i1.6296

2. Artha, H. W., Ilham, Barokah, E. R., Jalinus, N., & Waskito. (2024). Implementasi pendidikan di SMK Negeri 3 Kota Solok: Tinjauan terhadap penerapan Kurikulum Merdeka, Teaching Factory dan Prakerin. JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 2(2), 251–262. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v2i2.160

3. Badan Pusat Statistik. (2025). Berita resmi statistik No. 44/05/Th. XXVIII: Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025. Badan Pusat Statistik.

4. Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE.

5. Fattah, F. A., Martono, T., & Sawiji, H. (2021). Pembelajaran Teaching Factory untuk menghasilkan lulusan SMK yang sesuai dengan dunia usaha dan dunia industri. Prosiding Seminar Nasional Ahlimedia, 1(1), 67–73. https://doi.org/10.47387/sena.v1i1.39

6. Fatwa, I. (2024). Implementation of Teaching Factory to Improve Student Competence and Innovation at State Vocational High School 4 Lhokseumawe. Indonesian Journal of Technical and Vocational Education Training, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.62945/ijtvet.v1i2.170

7. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE.

8. Ngadiana, N., Rohaeti, I., Azka, M. A. A., Jamas, A. R., Huda, A. M., & Wardoyo, S. (2024). Teaching Factory terhadap Peningkatan Keterampilan Siswa di SMK Negeri 1 Cilegon. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 123–130. https://doi.org/10.62383/edukasi.v2i1.988

9. Nugroho, P., Utomo, M., Turijin, Sugiarto, T., Sugiarta, Rahayu, E. S., Syah, M., & Wicaksono, W. (2023). Panduan Teaching Factory Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

10. OECD. (2023). OECD Skills Outlook 2023: Skills for a resilient green and digital transition. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/27452f29-en

11. Palupi, N., Akhyar, M., & Sutrisno, V. L. P. (2023). Keefektifan pelaksanaan Teaching Factory pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Warga Surakarta. NOZEL Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 5(3), 142. https://doi.org/10.20961/nozel.v5i3.76891

12. Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). SAGE.

13. Presiden Republik Indonesia. (2016). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

14. Santika, R. A. M. (2026). Evaluasi kegiatan yang berdampak pada kualitas Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Surabaya [Laporan tugas akhir, Universitas Negeri Surabaya].

15. Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. S. (2014). Evaluation theory, models, and applications (2nd ed.). Jossey-Bass & Pfeiffer Imprints, Wiley.

16. Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabeta.

17. Suyitno. (2022). Investigation of Teaching Factory (TEFA) implementation in vocational education. VANOS Journal of Mechanical Engineering Education, 7(1). https://doi.org/10.30870/vanos.v7i1.14202

18. Telaumbanua, D., Zega, Y., Zalukhu, S. J., Simatupang, W., & Ana, Y. (2024). Evaluasi penyerapan kompetensi siswa SMK Swasta Pembda Nias pada mata pelajaran produktif menggunakan metode penilaian otentik. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(6), 1090–1094. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i6.407

Diterbitkan

2026-10-23

Terbitan

Bagian

Pendidikan Teknik Mesin
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0