HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN SEDERHANA BAHASA JERMAN MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.26740/lat.v15n03.p317-334Abstract
Penelitian berfokus menggali penerapan metode TGT sebagai intervensi untuk keterampilan menulis karangan dalam Bahasa Jerman pada konteks siswa kelas XI yang berlokasi di SMKN 2 Buduran. Disamping itu, juga mengevaluasi bagaimana hasil belajar dengan metode ini. Dengan mengadopsi desain deskriptif kuantitatif, sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yang merujuk kelas AKK-1 menjadi kelas eksperimen dengan kelas LPB-1 menjadi kelas kontrol. Observasi serta tes berupa menulis karangan sederhana menjadi metode dalam menghimpun data lapangan yang selanjutnya diolah dengan sample T-test. Temuan penelitian menunjukkan penerapan TGT memiliki beberapa tahapan pelaksanaan mulai pertama, penyampaian materi, pembentukan kelompok secara acak, memberi stimulus awal berupa tugas sederhana yang dilakukan secara kelompok, pelaksanaan permainan dengan sistem TGT, pemberian reward kepada kelompok pemenang, di setiap akhir pertemuan siswa diberikan tugas menulis karangan sederhana sebagai data penelitian. Hasil observasi mengindikasikan Keaktifan peserta didik selama permainan menunjukkan bahwa unsur kompetisi dalam TGT mampu meningkatkan motivasi intrinsik siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. Kondisi tersebut sejalan dengan teori Slavin yang menyatakan bahwa pembelajaran kooperatif mendorong tanggung jawab individu sekaligus kelompok. Melalui turnamen, setiap anggota kelompok memiliki kontribusi terhadap skor tim sehingga peserta didik terdorong untuk memahami materi sebelum kompetisi berlangsung. Dalam konteks pembelajaran bahasa Jerman, kondisi tersebut berimplikasi pada meningkatnya kesempatan siswa menggunakan kosakata secara berulang melalui interaksi antarteman, yang pada akhirnya mendukung proses penyusunan karangan sederhana. Secara deskriptif output pembelajaran lebih baik ditunjukkan oleh kelas eksperimen dengan rerata nilai pertemuan pertama, kedua, ketiga, yaitu 70, 86, 89, sedangkan nilai kelas kontrol yaitu 71, 79, 82. Secara statistik, nilai signifikansi dari uji T yang sebesar 0,228 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol.
Kata Kunci: TGT, Hasil Belajar, Menulis Karangan Sederhana, Keterampilan menulis,Bahasa Jerman
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 11
,
PDF Downloads: 8