PEMODELAN KASUS PNEUMONIA PADA BALITA DI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN REGRESI SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR)

Authors

  • Mona Triwulandari Universitas Negeri Surabaya
  • Danang Ariyanto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n02.p622-630

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada anak balita. Di Provinsi Jawa Timur, terdapat variasi persentase kasus pneumonia pada balita yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Selain itu, diduga terjadi akibat interaksi antara wilayah. Oleh karena itu, untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit pneumonia pada balita serta hubungan antar daerah, digunakan pemodelan regresi Spatial Autoregressive (SAR) dengan memanfaatkan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Model Spatial Autoregressive (SAR) merupakan metode yang efektif untuk memodelkan penyakit pneumonia pada balita dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti balita gizi buruk, balita yang mendapatkan vitamin A, jumlah puskesmas, rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak, cakupan imunisasi dasar lengkap, pemberian ASI eksklusif, serta kepadatan penduduk dengan memperhatikan aspek spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua variabel prediktor yang berpengaruh secara signfikan terhadap variabel respon yaitu jumlah puskesmas  dan persentase pemberian ASI eksklusif .

Kata Kunci: Pneumonia, Spatial Autoregressive (SAR), Maximum Likelihood Estimation (MLE), balita.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-31

Issue

Section

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0