ANALISIS PENINGKATAN RUAS JALAN MOJOSARI-PANDANARUM KM 42+435-51+732 KABUPATEN MOJOKERTO JAWA TIMUR

  • ANDIK SETIAWAN

Abstract

Bertambahnya kepemilikan kendaraan, serta kemajuan dibidang industri perdagangan dan pariwisata, menyebabkan meningkatnya volume lalu lintas. Peningkatan volume lalu lintas ini tidak diikuti dengan peningkatan jalan yang ada, hal ini menyebabkan berkurangnya kapasitas jalan dan umur rencana, yang berakibat tersendatnya arus lalu-lintas.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh (1) nilai kapasitas jalan eksisting dan rencana, (2) kebutuhan pelebaran jalan dan (3) desain perkerasan jalan. Analisis peningkatan ruas dilakukan pada jalan Mojosari-Pandanarum KM 42+435-51+732 dengan Metode Bina Marga, 2013. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi.

Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Kapasitas tahun 2016 yaitu 1297,57 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan  0,87. Setelah dilakukan pelebaran jalan, kapasitas jalan tahun 2026 ialah 2852,85 smp/jam, dengan  nilai derajat kejenuhan 0,64. (2) Perhitungan kebutuhan pelebaran jalan untuk rencana kapasitas jalan 10 tahun kedepan adalah 12 m dengan tiga kali tahap pelebaran, tahap pertama yaitu dengan pelebaran 9 m, tahap kedua 11 m dan tahap ketiga 12 m. (3) Desain perkerasan kaku dengan tebal lapis perkerasan Plat Beton tebal 305 mm, Lapis Pondasi LMC tebal 150 mm, Agregat Kelas A tebal 150 mm dan kebutuhan tanah timbunan untuk pelebaran jalan yaitu tebal 20 cm dengan CBR ≥ 10%.

Kata kunci: Lalu Lintas, Kapasitas, Perkerasan             

Abstract

Increased ownership of the vehicle, as well as advances in the field of trade and tourism industry, leading to increased traffic volume. Increased traffic volume is not accompanied by improvement of existing roads, it leads to reduced road capacity and life of the plan, which resulted in delays in traffic flow.

The purpose of this study was to obtain (1) the value of existing road capacity and plans, (2) the need for road widening and (3) the design of pavement. Analysis carried out on the increase in segment Mojosari-Pandanarum KM 42 + 435-51 + 732 with a method of Highways, 2013. This study is a quantitative research. The method of collecting data through observation and documentation.

The results of this research are: (1) The capacity of 2016 is 1297,57 smp / hour, with value of degree of saturation 0,87. After road widening, road capacity in year 2026 is 2852,85 smp / hour, with value of degree of saturation 0,64. (2) The calculation of the road widening requirement for the road capacity plan for the next 10 years is 12 m with three widening stages, the first stage is the widening of 9 m, the second stage 11 m and the third stage 12 m. (3) Rigid pavement design with thickness of paved layer of thick Concrete Platform 305 mm, 150 mm thick LMC Base, Class A Aggregate 150 mm thick and soil embankment requirement for road widening ie thickness 20 cm with CBR ≥ 10%.

Keyword: Traffic, capacity, Pavement

Published
2017-06-19
Abstract Views: 45
PDF Downloads: 39