PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLYMER DENGAN MOLARITAS TINGGI

  • RIZKY ISMANTORO PUTRA

Abstract

Geopolymer merupakan produk beton geosintetik dimana reaksi pengikatan yang terjadi adalah reaksi polimerisasi. Dalam reaksi polimerisasi, Alumunium (Al) dan Silika (Si) mempunyai peranan penting dalam ikatan polimerisasi. Geopolymer telah banyak diteliti ,beberapa peneliti telah membuktikan bahwa suhu panas sangat berdampak terhadap ikatan yang terjadi pada mortar geopolymer. Suhu panas akan memperkuat reaksi senyawa, sehingga kuat tekan dari mortar geopolymer akan meningkat seiring dengan peningkatan suhu dan lama pemanasan yang diberikan.

Pada penelitian digunakan metode lama pemanasan dengan suhu 60°C. Varisi lama pemanasan yang digunakan yaitu 3, 6, 18, dan 24 jam . Mortar yang digunakan yaitu mortar geopolymer berukuran 5 x 5 x 5 cm, berbahan dasar fly ash type C dengan  water solid ratio sebesar 0,35. Molaritas yang digunakan 12 M dan 14 M dengan perbandingan Na2Si03  : NaOH yaitu  1,5 : 1. Uji yang digunakan yakni uji kuat tekan.

Kuat tekan maksimum yang dihasilkan mortar geopolymer 12 M pada usia 28 hari adalah  pada lama pemanasan 24 jam dengan suhu 60°C yaitu sebesar 59,86 MPa. Sedangkan pada mortar geopolymer 14 M adalah pada  lama pemanasan 3 jam dengan suhu 60°C yaitu sebesar 63,66 MPa. Lama pemanasan paling optimum yang didapatkan dari penelitian yaitu 7 jam 12 menit..

Kata Kunci: Molaritas tinggi, geopolymer, lama pemanasan, kuat tekan, mortar.

Abstract

Geopolymer is a geosynthetic concrete product in which the binding reaction takes place is a polymerization reaction. In polymerization reactions, Aluminum (Al) and Silica (Si) have an important role in polymerization bonding . Geopolymers have been extensively studied, some researchers have proved that high temperatures greatly affect the bonding that occurs in mortar geopolymers. The heat temperature will strengthen the reaction of the compound, so the compressive strength of the geopolymer mortar will increase along with the increase in temperature and the given heating time.

In the research used the method of heating with a temperature of 60°C. The used heating time is 3, 6, 18, and 24 hours. Mortar used is mortar geopolymer measuring 5 x 5 x 5 cm3, based on fly ash type C with water solid ratio of 0.35. Molarity used 12 M and 14 M with the ratio Na2Si03: NaOH is 1.5: 1. Test used the test of compressive strength.

The maximum compressive strength produced by mortar geopolymer 12 M at age 28 days is on 24 hours heating time with 60°C i.e. 59,86 MPa. While on the geopolymer mortar 14 M is on the heating 3 hours with temperature 60°C that i.e. to 63,66 MPa. The most optimum warm-up duration obtained from the research is 7 hours 12 minutes.

Keywords: High molarity, geopolymer, heating duration, compressive strength, mortar

Published
2017-07-19
Abstract Views: 44
PDF Downloads: 62