“PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL UNTUK PENGENDALIAN MUTU SEMEN DI PT. SEMEN INDONESIA”

  • Dwi Sagti Nur Yunita

Abstract

Penggunaan metode Statistical Process Control untuk pengendalian mutu semen di PT. Semen Indonesia diharapkan untuk mengurangi tingkat kecacatan pada proses produksi semen di PT. Semen Indonesia, dengan menggunakan metode “Statistical Process Control” (SPC) dapat dilakukan pengelompokan dari jenis-jenis kerusakan dan faktor-faktor penyebab apa sajakah yang mempengaruhi kecacatan dari sebuah produk sehingga dapat di ketahui jenis kerusakan dan faktor yang paling berpengaruh terhadap kecacatan produk yang di alami PT. Semen Indonesia khususnya pada semen prothland tipe 1 (OPC).

Berdasarkan hasil analisis satu siklus didapakan hasil dari identifikasi masalah dari diagram pareto dan didapatkan karakteristik mutu yang tidak memenuhi spesifikasi yaitu: Kuat Tekan 1 hari 44,12%, Kuat Tekan 28 hari 50,00%, Setting Time 5,88%, dari diagram pareto bahwa karakteristik yang tidak memenuhi spesifikasi paling banyak adalah kuat tekan 1 dan 28 hari sehingga kuat tekan menjadi sasaran pertama program pengendalian mutu semen type OPC, Siklus selanjutnya menggunakan histogram yaitu dengan rata-rata 97,25 Kg/cm2 dan 376,208 Kg/cm2 dan standart deviasi 17,41 Kg/cm2 dan 26,42 Kg/cm2, Peta kendali didalam kuat tekan didapatkan hasil  1 hari dan 28 hari mendapatkan hasil 96,82 Kg/cm2 dan 375,56 Kg/cm2 dan R= 35,17 Kg/cm2 dan 57,67 Kg/cm2, dari pola tebar didapatkan hasil korelasi r=-1,5 yang menunjukkan korelasi sangat kuat, β= 1,334, a= -92,067 dengan demikian akan diperoleh sebuah persamaan garis regresi setting time  (sebab) dengan kuat tekan (akibat), sehingga didapatkan hasil setting time awal dari 100 menjadi 140 dan setting time akhir dari 330 menjadi 350 menit.

Kata Kunci: SPC, Mutu, Kuat Tekan, Setting Time.

Abstract

The use of Statistical Process Control method to control the quality of cement at PT. Cement Indonesia is expected to reduce the level of disability in the cement production process at PT. Cement Indonesia, using the "Statistical Process Control" (SPC) method can be grouped from the types of damage and what causes factors that affect the defects of a product so that it can know the type of damage and the factors that most affect the product defects that In natural PT. Indonesian cement, especially in prothland type 1 (OPC).

Based on the result of one cycle analysis, the result of problem identification from pareto diagram and got quality characteristic not fulfill the specification that is: Compressive strength 1 day 44,12%, Compressive strength 28 days 50,00%, Setting Time 5,88%, can be seen From the pareto diagram above that the characteristics that do not meet the most specification is the compressive strength  of 1 and 28 days so that the compressive strength becomes the first target of cement type control program of OPC type. The next cycle uses the histogram with an average of 97.25 Kg / cm2 and 376,208 Kg / Cm2 and the standard deviation of 17,41 Kg / cm2 and 26,42 Kg / cm2, Control Map in compressive strength obtained result 1 day and 28 day get result 96,82 Kg / cm2 and 375,56 Kg / cm2 and R = 35 , 17 Kg / cm2 and 57,67 Kg / cm2, from stocking pattern got correlation result r = -1,5 which indicate very strong correlation, β = 1,334, a = -92,067 hence will get a regression line equation setting time (cause) with compressive strength (effect), so get the result of setting the initial time from 100 to 140 and setting the final time from 330 to 350 minutes.

Keywords:  SPC, Quality, Setting time, Compressive strength.

Published
2017-07-20
Abstract Views: 67
PDF Downloads: 105