Pengaruh Penambahan Kapur Terhadap Nilai CBR (California Bearing Ratio) Pada Tanah Lempung di Ruas Jalan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

Penulis

  • M. Zaqie Farisqie Universitas Negeri Surabaya
  • Firmansyah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n01.p85-92

Kata Kunci:

Perkerasan Jalan, Tanah Lempung, Kabupaten Bojonegoro, Kapur, Stabilisasi Kimiawi, California Bearing Ratio (CBR)

Abstrak

Jalan adalah prasarana transportasi lalu lintas yang berada pada permukaan tanah. Salah satu bagian jalan merupakan perkerasan jalan. Perkerasan jalan merupakan  lapisan yang ada di atas tanah dasar yang telah di padatkan, salah satu bagian dari perkerasan jalan yaitu tanah dasar (Subgrade) yang merupakan  tanah asli. Kabupaten Bojonegoro merupakan wilayah yang memiliki tanah lempung ekspansif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh campuran kapur dengan komposisi 3%, 6%, 9%, dan 12% terhadap karakteristik sifat tanah, pengujian pemadatan, dan nilai CBR. Hasil nilai CBR pada penambahan kapur 3%, 6%, 9%, dan 12% masing-masing adalah sebesar pada penetrasi 0,1” sebesar 13,47%, 18,33%, 21, 39%, dan 25,83% dan nilai CBR pada penetrasi 0,2” sebesar 13,15%, 17,59%, 20,19%, dan 24,26%. Pada lapis pondasi bawah (subbase) tanah yang digunakan harus memenuhi persyaratan nilai CBR unsoaked sebesar 25% sehingga campuran tanah dan kapur dengan presentase 12% dapat memenuhi syarat untuk digunakan sebagai lapis pondasi bawah (subbase).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abd. Kadir Salim, Muhammad Akhyar Darmawan, & Harun Wibowo. (2020). Analisa Perbandingan Biaya Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur Pada Proyek Jalan Middle Ring Road Kota Makassar. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 5(1), 41–47. https://doi.org/10.33096/jtsm.v5i1.13

Andajani, N., & Risdianto, Y. (2022). Penambahan Kapur Sebagai Stabilisasi Tanah Ekspansif untuk Lapisan Tanah Dasar (Subgrade). Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi), 4(2), 90–95.

In, M., & Khomariah, N. (2023). Pengaruh Penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Ditinjau Dari Nilai CBR (California Bearing Ratio). Simetris, 17(1), 53–57.

Reki Arbianto, G. (2022). PENGARUH STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP PARAMETER KUAT GESER. 4(1), 1–8.

Abd. Kadir Salim, Muhammad Akhyar Darmawan, & Harun Wibowo. (2020). Analisa Perbandingan Biaya Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur Pada Proyek Jalan Middle Ring Road Kota Makassar. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 5(1), 41–47. https://doi.org/10.33096/jtsm.v5i1.13

Andajani, N., & Risdianto, Y. (2022). Penambahan Kapur Sebagai Stabilisasi Tanah Ekspansif untuk Lapisan Tanah Dasar (Subgrade). Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi), 4(2), 90–95.

In, M., & Khomariah, N. (2023). Pengaruh Penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Ditinjau Dari Nilai CBR (California Bearing Ratio). Simetris, 17(1), 53–57.

Reki Arbianto, G. (2022). PENGARUH STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP PARAMETER KUAT GESER. 4(1), 1–8.

Sudirman. (2023). Analisis Tingkat Kerusakan Jalan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 23(1), 40–51. https://doi.org/10.35965/eco.v23i1.2502

Bowles, J. E. (1991). Analisa dan Desain Pondasi Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Das, Braja M. 1995. Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid I. Terjemahan oleh Noor Endah dan Indrasurya B. Mochtar. Jakarta: Erlangga.

Das, Braja M. 1995. Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid 2. Terjemahan oleh Noor Endah dan Indrasurya B. Mochtar. Jakarta: Erlangga.

Das, Braja M. 1999. Shallow Foundation: Bearing Capacity and Settlement, CRC Press, Sacramento, California.

Terzaghi, Karl. 1987. Mekanika Tanah Dalam Praktek Rekayasa Jilid I. Jakarta: Erlangga.

Diterbitkan

2026-01-10

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0